Sutarmidji Apresiasi Kinerja PLN Kalbar: Ribuan Warga Kini Tak Lagi Pakai Genset

pranusa.id March 20, 2022

Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji. (TRIBUN)

PRANUSA.ID — Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji, mengatakan bahwa keberadaan infrastruktur kelistrikan yang dibangun PLN merupakan salah satu faktor utama dalam mendukung program desa mandiri.

Menurutnya, dengan adanya listrik akan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat. Perekonomian warga desa akan tumbuh dan berkembang, anak-anak juga semakin mudah dalam menuntut ilmu.

“Dengan adanya listrik aktivitas warga menjadi semakin mudah, dunia pendidikan pun akan semakin maju, karena anak-anak jadi nyaman belajar di sekolah maupun di rumah,” kata Sutarmidji saat meresmikan penyalaan listrik 8 desa di Desa Meranggau, Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau, Sabtu (19/3).

Ia mengaku semakin optimis sudah tidak ada lagi desa yang tertinggal di Kalbar. Ia optimis semua desa akan berstatus desa mandiri pada akhir tahun 2024 mendatang.

Diketahui, delapan desa yang menjadi tempat penyalaan listrik terdiri dari Desa Pampang Dua, Melawi Makmur, Lalang, Enggadai, Sungai Kembayau, Balai Tinggi, Meranggau, dan Baru Lombak.

PLN telah melaksanakan pembangunan dan perluasan Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 87,83 kms, Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 62,33 kms, dan membangun 22 unit gardu distribusi dengan total kapasitas sebesar 2.100 kVA.

Anggaran investasi yang dikeluarkan untuk membangun infrastruktur kelistrikan tersebut senilai Rp. 30.355.561.993,- Dengan demikian nantinya akan ada 2.610 rumah yang akan segera menikmati listrik dari PLN. (*)

Penulis: Jessica C. Ivanny
Editor: Bagas R.

a34a305b-0230-41ea-a533-3e9cf5b7fbca
Berita Lainnya
Sawah Warga Dile Tertimbun Proyek Jalan, Anggota DPRD Ende Yosafat Lima Ancam Gelar RDP
ENDE, PRANUSA.ID — Anggota DPRD Kabupaten Ende dari Fraksi Partai…
Jaga ‘Mata Air’ Kaderisasi, HMI Cabang Ende Gelar Basic Training LK 1 di Gedung Baznas
ENDE, PRANUSA.ID — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ende menggelar…
Rapor Hitam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Indonesia Dalam Badai Krisis Nasional
OPINI, PRANUSA.ID— Sudah 2 tahun berselang kekuasaan korup ini memerintah.…
Persoalkan Etika dan Dokumen Pendidikan, Forum Guru Besar Indonesia Desak Gibran Mundur dari Wapres
JAKARTA, PRANUSA.ID — Ratusan akademisi yang tergabung dalam Forum Guru…
Komisi IV DPR Buka Opsi Masukkan Aturan Terorisme Ekologi Karhutla dalam Revisi UU Kehutanan
JAKARTA, PRANUSA.ID — Parlemen menyambut positif wacana pemerintah yang ingin…