Sutarmidji: Gerakan Pramuka Berperan Besar Mewujudkan Desa Mandiri

pranusa.id May 27, 2021

Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji. (Suara) 

PRANUSA.ID — Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji atau akrab disapa Midji melantik Syarif Abdullah Alkadrie sebagai Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalbar masa bakti 2020-2025 di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar, Kamis (27/5).

Midji berharap Gerakan Pramuka Kalbar di bawah kepemimpinan Syarif bisa menyusun berbagai program kerja yang signifikan untuk mewujudkan desa mandiri.

“Saya yakin Gerakan Pramuka bisa mengambil peran besar untuk mewujudkan desa mandiri,” kata Midji dalam keterangannya, Kamis (27/5).

“Saya tahu betul mungkin selama masa hidupnya Pak Syarif, lebih banyak diabadikan di Pramuka. Dulu kuliah di Fakultas Hukum dia selalu pakai baju pramuka, karena saya kebetulan mengajar di sana,” tuturnya.

Ia juga memberikan contoh program pemerintah pusat dan daerah yang bisa diikuti jajaran pramuka Kalbar tersebut.

“Untuk pusat misalnya bagaimana Gerakan Pramuka bisa ikut menjaga dan mengelola lahan gambut,” ujar Midji.

“Misalnya di Kubu Raya masih ada 50 hektar gambut yang bisa dikelola untuk ditanam umbi-umbian atau sayur yang bisa memenuhi kebutuhan lokal maupun luar Jawa,” lanjut dia.

Berdasarkan data yang terverifikasi, Midji menyebut tidak ada lagi desa sangat tertinggal di Kalbar. Untuk itu, hanya harus menghilangkan status desa tertinggal.

“Kita hanya tinggal menghilangkan status desa tertinggal, sehingga kita hanya punya desa maju, berkembang dan mandiri,” imbuh Midji.

Lebih lanjut, Midji juga berharap Gerakan Pramuka selama masa pandemi bisa mengedukasi masyarakat dalam upaya pencegahan virus corona (Covid-19).

Terakhir, ia meminta agar Gerakan Pramuka Kalbar bisa mewujudkan program pusat dan daerah. Maka dari itu, ia menilai penting melakukan kajian dan penyesuaian dengan keinginan pemerintah.

“Mudah-mudahan kita bisa dan saya yakin gerakan pramuka bisa mewujudkan dalam program pusat dan daerah. Maka dari itu harus sering melakukan kajian dan disesuaikan dengan apa yang diinginkan oleh pemerintah,” ungkap Midji.

Penulis: Bagas R.
Editor: Jessica C. Ivanny

a34a305b-0230-41ea-a533-3e9cf5b7fbca
Berita Lainnya
Sawah Warga Dile Tertimbun Proyek Jalan, Anggota DPRD Ende Yosafat Lima Ancam Gelar RDP
ENDE, PRANUSA.ID — Anggota DPRD Kabupaten Ende dari Fraksi Partai…
Jaga ‘Mata Air’ Kaderisasi, HMI Cabang Ende Gelar Basic Training LK 1 di Gedung Baznas
ENDE, PRANUSA.ID — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ende menggelar…
Rapor Hitam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Indonesia Dalam Badai Krisis Nasional
OPINI, PRANUSA.ID— Sudah 2 tahun berselang kekuasaan korup ini memerintah.…
Persoalkan Etika dan Dokumen Pendidikan, Forum Guru Besar Indonesia Desak Gibran Mundur dari Wapres
JAKARTA, PRANUSA.ID — Ratusan akademisi yang tergabung dalam Forum Guru…
Komisi IV DPR Buka Opsi Masukkan Aturan Terorisme Ekologi Karhutla dalam Revisi UU Kehutanan
JAKARTA, PRANUSA.ID — Parlemen menyambut positif wacana pemerintah yang ingin…