Sutarmidji Marah Mendengar Kabar Ada Pungli Rapid Test Antigen di Sambas

pranusa.id May 8, 2021

Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji.

PRANUSA.ID– Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), Sutarmidji, dibuat geram karena mendengar kabar adanya pungli rapid test antigen di Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas, Kalbar.

“Pak Gubernur jelas marah, karena seharusnya swab antigen yang di lakukan oleh dinas itu gratis,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kalbar, Harisson di Pontianak, Jumat (7/5/2021).

Harisson mengatakan, isu pungli itu muncul setelah ditemukan bukti kwitansi pembayaran rapid test antigen dengan nominal sebesar Rp250.000. 

Kwitansi itu dibuat bersama surat keterangan hasil swab antigen dengan kop surat Dinas Kesehatan Sambas.

Harisson menegaskan bahwa hal itu tidak dibenarkan. Apalagi, pemerintah provinsi telah mengirimkan 3.500 rapid test antigen untuk Sambas.

“Kalau pun ada pembiayaan, harus diatur dalam perda dan uangnya masuk kas daerah,” katanya.

Ia pun lantas meminta hal itu tidak terjadi di kabupaten/kota lainnya. 

“Jika tes itu dilakukan di puskesmas atau oleh petugas kesehatan dari dinas, itu gratis tidak dipungut biaya,” pungkasnya.

 

Laporan: Bagas R

Editor: Jessica C. Ivanny

a34a305b-0230-41ea-a533-3e9cf5b7fbca
Berita Lainnya
Sawah Warga Dile Tertimbun Proyek Jalan, Anggota DPRD Ende Yosafat Lima Ancam Gelar RDP
ENDE, PRANUSA.ID — Anggota DPRD Kabupaten Ende dari Fraksi Partai…
Jaga ‘Mata Air’ Kaderisasi, HMI Cabang Ende Gelar Basic Training LK 1 di Gedung Baznas
ENDE, PRANUSA.ID — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ende menggelar…
Rapor Hitam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Indonesia Dalam Badai Krisis Nasional
OPINI, PRANUSA.ID— Sudah 2 tahun berselang kekuasaan korup ini memerintah.…
Persoalkan Etika dan Dokumen Pendidikan, Forum Guru Besar Indonesia Desak Gibran Mundur dari Wapres
JAKARTA, PRANUSA.ID — Ratusan akademisi yang tergabung dalam Forum Guru…
Komisi IV DPR Buka Opsi Masukkan Aturan Terorisme Ekologi Karhutla dalam Revisi UU Kehutanan
JAKARTA, PRANUSA.ID — Parlemen menyambut positif wacana pemerintah yang ingin…