Sutarmidji Upayakan Pengendalian Inflasi Pangan Berbasis Data

pranusa.id September 20, 2022

FOTO: Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji, saat berada di lokasi Bukit Kelam Sintang (Sabtu, 11/12/2021).

PRANUSA.ID– Gubernur Kalbar, Sutarmidji mengatakan bahwa pihaknya terus mengupayakan pengendalian inflasi pangan dengan maksimal dan itu berbasis data sehingga langkah yang ada berpengaruh signifikan di lapangan.

“Dalam pengendalian inflasi pangan ini data yang penting. Harus jelas data antara kebutuhan dan permintaan. Komponen apa saja yang berkontribusi signifikan yang perlu dijaga agar terkendali inflasinya,” ujarnya di Pontianak, Selasa.

Ia menjelaskan dari berbagai komoditas pangan, beras memiliki bobot 74 persen dalam perhitungan inflasi. Untuk itu ketersediaan dan keterjangkauan komoditas beras harus dijaga.

“Sejak menjabat Gubernur Kalbar, data produksi dan kebutuhan beras saya benahi. Saat ini Kalbar surplus. Data di lapangan memang harus betul. Sehingga mana yang surplus dan minus terjaga dan terpenuhi,” kata dia.

Ia juga mendorong pentingnya koordinasi dengan para pihak sehingga bisa memprediksi dan mengantisipasi. OPD terkait menurutnya harus memperkuat dan meminta data ke statistik atau Bank Indonesia.

“Dengan koordinasi tentu banyak hal yang bisa dilakukan. Kita harus rajin koordinasi dan memahami serta mempunyai data yang valid,” jelas dia.

Terkait menyikapi penyesuaian harga BBM dan kondisi inflasi, Pemerintah Provinsi Kalbar melakukan dua hal yakni bantuan sosial pangan dan pasar murah.

“Kedua hal tersebut diharapkan dapat memitigasi dan mencegah inflasi di tengah masyarakat,” katanya.

(ANTARA NEWS)

a34a305b-0230-41ea-a533-3e9cf5b7fbca
Berita Lainnya
Sawah Warga Dile Tertimbun Proyek Jalan, Anggota DPRD Ende Yosafat Lima Ancam Gelar RDP
ENDE, PRANUSA.ID — Anggota DPRD Kabupaten Ende dari Fraksi Partai…
Jaga ‘Mata Air’ Kaderisasi, HMI Cabang Ende Gelar Basic Training LK 1 di Gedung Baznas
ENDE, PRANUSA.ID — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ende menggelar…
Rapor Hitam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Indonesia Dalam Badai Krisis Nasional
OPINI, PRANUSA.ID— Sudah 2 tahun berselang kekuasaan korup ini memerintah.…
Persoalkan Etika dan Dokumen Pendidikan, Forum Guru Besar Indonesia Desak Gibran Mundur dari Wapres
JAKARTA, PRANUSA.ID — Ratusan akademisi yang tergabung dalam Forum Guru…
Komisi IV DPR Buka Opsi Masukkan Aturan Terorisme Ekologi Karhutla dalam Revisi UU Kehutanan
JAKARTA, PRANUSA.ID — Parlemen menyambut positif wacana pemerintah yang ingin…