Terjun Ke Masyarakat, IMKA-Pijar FH UNTAN Sukses Menyelenggarakan BSM 2024

pranusa.id July 1, 2024

PRANUSA.ID — Bakti Sosial Mahasiswa tahun 2024 diselenggarakan di Dusun Setanding, Desa Sungai Mawang, Kecamatan Mukok, Kabupaten Sanggau pada Kamis, 13 Juni 2024 hingga Kamis, 20 Juni 2024.

Bakti Sosial Mahasiswa merupakan salah satu program kerja dari Ikatan Mahasiwa Katolik-Pijar Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura, yang merupakan bentuk implementasi dari salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu Pengabdian Kepada Masyarakat.

Ardianus Panggawa, Ketua BSM 2024 IMKA-Pijar mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan agenda terbesar dari program kerja IMKA-Pijar.

Gawa menjelaskan, bahwa dalam bakti sosial tahun ini kegiatan yang dilakukan mahasiswa ialah merenovasi gereja bersama warga, pembangunan iman anak, dan doa rosario bersama di rumah warga.

Adapun yang membedakan BSM tahun ini dengan tahun sebelumnya ialah Panitia BSM 2024 bekerjasama dengan DUKCAPIL Sanggau dalam melakukan perekaman data untuk masyarakat yang belum memiliki dan melengkapi surat-menyurat, seperti KTP, KIA, Akta Kematian, Akta Perkawinan hingga pembaharuan Kartu Keluarga.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada warga Dusun Setanding dan Danau Sumok yang telah menerima dan banyak membantu kami, sehingga kegiatan ini sukses dan berjalan seperti apa yang kami inginkan,” kata Ardianus Panggawa, Kamis (20/6/2024).

Untuk tema tahun ini panitia mengangkat tema “DICTUM FACTUM” yang artinya ‘Apa yang dikatakan, itulah yang dilakukan.’ Serta kutipan ayat dari 1 Petrus 4:10 yang berbunyi “Layanilah seseorang akan yang lain, sesuai dengan karunia yang telah diperoleh tiap-tiap orang sebagai pengurus yang baik bagi kasih karunia Allah.”

Leonisius Dak selaku Kepala Dusun Setanding mengungkapkan bahwa kegiatan yang dilakukan mahasiswa ini memberikan dampak positif terhadap warga dan umat yang ada di Stasi Standing, baik dalam segi kemasyarakatan, kerohanian, maupun iman dalam pelayanan.

Selain itu, hasil dari kegiatan ini dapat dilihat dari kondisi gereja yang sebelumnya memprihatinkan, namun sekarang sudah tampak lebih bagus dan lebih nyaman digunakan untuk umat dalam beribadah dan kegiatan kerohanian lainnya.

“Semoga kedepannya semangat dalam pelayanan selalu terpupuk dan tertanam dalam diri umat di Stasi Setanding,” harap Leonsius Dak. (*)

a34a305b-0230-41ea-a533-3e9cf5b7fbca
Berita Lainnya
Sawah Warga Dile Tertimbun Proyek Jalan, Anggota DPRD Ende Yosafat Lima Ancam Gelar RDP
ENDE, PRANUSA.ID — Anggota DPRD Kabupaten Ende dari Fraksi Partai…
Jaga ‘Mata Air’ Kaderisasi, HMI Cabang Ende Gelar Basic Training LK 1 di Gedung Baznas
ENDE, PRANUSA.ID — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ende menggelar…
Rapor Hitam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Indonesia Dalam Badai Krisis Nasional
OPINI, PRANUSA.ID— Sudah 2 tahun berselang kekuasaan korup ini memerintah.…
Persoalkan Etika dan Dokumen Pendidikan, Forum Guru Besar Indonesia Desak Gibran Mundur dari Wapres
JAKARTA, PRANUSA.ID — Ratusan akademisi yang tergabung dalam Forum Guru…
Komisi IV DPR Buka Opsi Masukkan Aturan Terorisme Ekologi Karhutla dalam Revisi UU Kehutanan
JAKARTA, PRANUSA.ID — Parlemen menyambut positif wacana pemerintah yang ingin…