Warga Pontianak yang Hina Polisi di Facebook Didatangi Petugas

pranusa.id September 27, 2019

(Gambar: kompas.com)

 

PRANUSA.ID–Aparat kepolisian kembali dihina di dunia maya. Hal ini diketahui dari postingan seorang wanita di facebook yang diunggah kemarin, Kamis (26/9/2019) pukul 11.09 WIB.

Postingan yang telah dibagikan sebanyak 9 kali dan 1,4 juta tayangan itu diketahui ditulis oleh warga Pontianak. Hal itu terlihat dari pilihan kosakata yang digunakannya beraksen melayu Pontianak.

Melalui Unit Jatanras Sat Reskrim Polresta Pontianak, aparat kepolisian segera merespon dengan melacak warga pengguna akun facebook tersebut.

Alamat rumah pelaku pun didapatkan setelah aparat melakukan penyelidikan. Tanpa menunggu lama, petugas segera mendatangi pelaku.

“Sudah kita amankan langsung tadi malam, dan dia mengakui perbuatannya dan meminta maaf dan berjanji tidak mengulanginya lagi,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Pontianak AKP Rully Robinson Polli, Jumat (27/9/2019).

Diketahui identitas pelaku dari pengguna akun facebook tersebut adalah KS.

“Dan pelaku juga dibawa ke Mapolresta untuk dimintai keterangan, saat ini dikenakan wajib lapor 1×24 jam, jadi tidak ditahan dikembalikan ke rumah,” ujarnya.

Rully juga mengatakan bahwa dari pengakuan korban, alasan ia membuat postingan tersebut adalah karena tidak suka melihat kelakuan polisi yang ada di pemberitaan pada aksi demo yang dilakukan mahasiswa di berbagai daerah di Indonesia.

Namun, pelaku berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi. Bahkan, ia juga membuat video permintaan maaf kepada aparat kepolisian dan masyarakat.

Diketahui postingan tersebut juga telah dihapus oleh pengguna, sehingga kini sudah tidak ada lagi di akun facebook.

Penulis: Cornelia

a34a305b-0230-41ea-a533-3e9cf5b7fbca
Berita Lainnya
Sawah Warga Dile Tertimbun Proyek Jalan, Anggota DPRD Ende Yosafat Lima Ancam Gelar RDP
ENDE, PRANUSA.ID — Anggota DPRD Kabupaten Ende dari Fraksi Partai…
Jaga ‘Mata Air’ Kaderisasi, HMI Cabang Ende Gelar Basic Training LK 1 di Gedung Baznas
ENDE, PRANUSA.ID — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ende menggelar…
Rapor Hitam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Indonesia Dalam Badai Krisis Nasional
OPINI, PRANUSA.ID— Sudah 2 tahun berselang kekuasaan korup ini memerintah.…
Persoalkan Etika dan Dokumen Pendidikan, Forum Guru Besar Indonesia Desak Gibran Mundur dari Wapres
JAKARTA, PRANUSA.ID — Ratusan akademisi yang tergabung dalam Forum Guru…
Komisi IV DPR Buka Opsi Masukkan Aturan Terorisme Ekologi Karhutla dalam Revisi UU Kehutanan
JAKARTA, PRANUSA.ID — Parlemen menyambut positif wacana pemerintah yang ingin…