Airlangga Hartarto: Perlu Sinergi Erat Demi Mencapai Manfaat Nyata G20

pranusa.id October 11, 2022

FOTO: Menko Perekonomian RI, Airlangga Hartarto.

PRANUSA.ID — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan dukungan dan sinergi lebih erat dari berbagai pihak, seperti masyarakat, pemerintah, dan pemangku-pemangku kepentingan diperlukan agar keketuaan Indonesia di G20 tahun ini mampu memberikan manfaat nyata bagi dunia.

Hal tersebut dikemukakannya saat menyampaikan pidato kunci mewakili Presiden RI Joko Widodo dalam Seminar Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) LXIV Tahun 2022 Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) di Gedung Pancagatra Lemhannas, Jakarta, Selasa (11/10/2022).

“Masyarakat serta pemerintah dan stake holders (para pemangku kepentingan), termasuk lembaga leadership (kepemimpinan), seperti Lemhannas perlu bersinergi lebih erat agar prioritas (dalam G20) dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Indonesia dan masyarakat dunia,” ujar Airlangga.

Adapun hasil-hasil kerja nyata itu, kata Airlangga, terdiri atas hasil kerja yang bersifat berkelanjutan dan inklusif untuk memperkuat arsitektur kesehatan global, mendukung transformasi ekonomi berbasis digitalisasi, mendorong transisi energi yang adil dan terjangkau, serta menyelesaikan permasalahan ketahanan pangan.

Kemudian berkenaan dengan peran G20 sebagai forum ekonomi global, Airlangga mengatakan pada tahun ini di bawah keketuaan Indonesia, G20 akan terus berupaya mendorong semua pihak untuk berkolaborasi dalam mengatasi berbagai persoalan ekonomi dan keuangan.

“G20 di bawah presidensi (keketuaan) Indonesia akan terus berupaya mendorong semua pihak untuk berkolaborasi dalam mengatasi berbagai masalah ekonomi dan keuangan yang saat ini terjadi serta memastikan capaian global pembangunan berkelanjutan di tahun 2030 tetap on the track (berada dalam jalur yang semestinya) dan leaving no one behind (tidak meninggalkan satu negara pun),” ujar dia.

Selanjutnya, dalam seminar yang bertajuk Kolaborasi/Kepemimpinan G20: Konektivitas dan Rantai Kolaborasi itu, Airlangga menyampaikan bahwa keketuaan Indonesia di G20 pada tahun ini merupakan suatu amanat sekaligus tantangan besar yang harus ditaklukkan.

Hal tersebut disebabkan oleh perhelatan G20 kali ini berlangsung di tengah keadaan dunia yang sedang dihadapkan pada ancaman krisis, terutama di sektor pangan, energi, serta ekonomi akibat pandemi COVID-19 dan perang antara Ukraina dan Rusia.

“Akibat perang tersebut, proyeksi pertumbuhan global pun direvisi ke bawah karena inflasi yang tinggi akibat harga komoditas dan pengetatan kebijakan moneter,” ucapnya.

Dengan demikian, kata Airlangga, keketuaan Indonesia dalam G20 kali ini bernilai penting untuk menghadirkan solusi nyata atas beragam persoalan dunia yang semakin kompleks itu. (*)

Reporter: Antara
Editor: Jessica C.

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Ruben Onsu Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan Dana Investasi
JAKARTA, PRANUSA.ID — Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan menetapkan artis…
Wapres Gibran Tinjau Pengungsian Gempa Sikka di Stadion Samador, Minta Bantuan Jangkau Wilayah Terisolasi
MAUMERE, PRANUSA.ID — Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming meninjau…
Atasi Bencana Gempa Flores, Pemprov NTT Kelola Dana Bantuan Rp4,35 Miliar dan Kucurkan Logistik
ENDE, PRANUSA.ID — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Badan…
Bank NTT Cabang Ende Salurkan 100 Paket Sembako dan Terpal untuk Korban Gempa Flores
ENDE, PRANUSA.ID — Gelombang kepedulian bagi masyarakat terdampak bencana gempa…
Peringati HUT ke-78 dan Menuju Dasawindu 2028, SMA Kolese De Britto Resmi Buka PSB TA 2027/2028
YOGYAKARTA, PRANUSA.ID — Bertepatan dengan peringatan HUT ke-78 SMA Kolese…