Bulog: Stok Beras 600 Ribu Ton, Cukup Sampai Ramadhan

pranusa.id January 21, 2023

FOTO: Beras (Sumber Detik.com)

PRANUSA.ID– Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso menyebut, total stok beras Bulog saat ini sebanyak 600 ribu ton. Pasokan itu baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Ia menilai ketersediaan cadangan itu juga cukup hingga Ramadhan mendatang.

Oleh karena itu, pihaknya berharap produksi gabah atau beras pada musim panen Maret akan optimal sehingga penyerapan Bulog bisa dilakukan optimal. Sementara itu, proses importasi beras yang sebanyak 500 ribu ton dipastikan rampung bulan Februari.

“Mudah-mudahan panen Maret-Juni itu produksinya besar. Jadi kita bisa serap 100 persen dari dalam ngeri dengan jumlah yang banyak jangan sampe nanti gagal panen. Kita saling berdoa, kalau gagal panen karena alam tidak bisa disalahkan,” katanya dalam konferensi pers, Jumat (20/1/2023).

Sementara itu, Buwas mengatakan Bulog tengah menggelontorkan cadangan beras dalam jumlah besar. Pada awal Januari, sedikitnya 100 ribu ton beras telah diguyur dalam operasi pasar di seluruh wilayah Indonesia.

Laporan: Bagas R

Editor: Jessica C. Ivanny

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Pembahasan RUU Pemilu Memanas, Ketum Golkar Bahlil Lahadalia Usul Ambang Batas Parlemen 5 Persen
JAKARTA, PRANUSA.ID — Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia mengakui…
Tokoh Muda Sebut Kedatangan Jokowi Membawa Harapan Baru Bagi Warga Palue
SIKKA, PRANUSA.ID — Tokoh muda asal Palue sekaligus advokat di…
Puluhan Tahun Krisis Air Bersih, Warga Pulau Palue NTT Andalkan Air Hujan dan Penyulingan Uap
SIKKA, PRANUSA.ID — Sebanyak sepuluh ribu jiwa warga yang mendiami…
AHY Soroti Lonjakan Urbanisasi 2045, Desak Pembangunan Perkotaan Tangguh dan Ramah Lingkungan
JAKARTA, PRANUSA.ID — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan…
Usut Dugaan Mahasiswa Titipan Jalur Mandiri Unsoed, KPK Periksa Tiga Wakil Rektor
JAKARTA, PRANUSA.ID — Praktik pungutan liar dan penipuan dalam penerimaan…