Ekosistem Digital Insurtech Fuse Bantu Majukan Industri Asuransi

pranusa.id November 18, 2021

ILUSTRASI: FUSE (Dok. Istimewa).

PRANUSA.ID– Ekosistem digital punya peran penting mendorong literasi dan inklusi keuangan. Di industri asuransi, ekosistem digital ini dibangun oleh perusahaan insurtech, yang punya beragam kanal distribusi untuk memasarkan produk asuransi. Kini, banyak perusahaan asuransi yang memilih untuk berkolaborasi dengan perusahaan insurtech untuk menghadirkan asuransi digital.

Fuse Insurtech termasuk salah satu insurtech yang memiliki bisnis model paling komprehensif untuk memasarkan produk asuransi, mulai dari model agent partners, asuransi mikro, financial institute dan B2C comparison.

Fuse bekerja dengan beragam kanal milik partner untuk mendistribusikan produk asuransi ke end-customers. Pandemi Covid-19 mempercepat pertumbuhan asuransi dan mengubah pola penjualan asuransi di Indonesia.

Fuse memanfaatkan situasi ini, merujuk pada pendapatan premi bruto (gross written premium/ GWP) kuartal III 2021 yang sudah melebihi Rp 1 triliun. Pencapaian ini tak lepas dari kepercayaan lebih dari 40 perusahaan asuransi yang memilih untuk bekerja sama dengan Fuse.

“Fuse merupakan kontributor yang signifikan bagi Simas Insurtech untuk perolehan premi bruto dalam kerja sama partnership. Fuse sangat inovatif dalam penggunaan teknologi untuk menjalankan peran berbeda di ekosistem asuransi serta sangat cepat dalam hal eksekusi. Ekosistem Fuse juga menghadirkan beragam kanal distribusi, beragam produk asuransi dan membuat Fuse punya posisi yang unik di ranah insurtech. Itu menjadi alasan mengapa Fuse menjadi insurtech terdepan di Indonesia,” ujar CEO Simas Insurtech, Teguh Aria Djana.

Asuransi Bina Dana Arta (ABDA) menjadikan Fuse sebagai satu-satunya partner insurtech, yang sejak kuartal IV 2020 dilabeli Fuse sebagai partner kategori Titanium. ABDA memanfaatkan platform teknologi Fuse untuk memasarkan produk asuransi mobil, properti dan kesehatan.

“Kami percaya bahwa optimalisasi data lewat pemanfaatan insurtech yang optimal semakin relevan, dan dibutuhkan oleh para pelaku usaha asuransi, sehingga pada akhirnya mampu meningkatkan penetrasi asuransi di Indonesia. Sebagai pelopor insurtech di Indonesia, Fuse diharapkan bisa membantu memajukan industri asuransi bersama-sama,” ujar Nurmala Fitri Dewi selaku Kepala Divisi Broker ABDA.

Asuransi Multi Artha Guna (MAG) mengakui bahwa Fuse Pro, aplikasi yang dikembangkan Fuse sejak tahun 2017, membuat pembelian produk serta klaim asuransi bisa dilakukan secara online, cepat dan mudah. Fuse juga membantu penjualan asuransi di kota-kota yang tidak memiliki kantor cabang MAG.

 

Laporan: Bagas R

Editor: Jessica C. Ivanny

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Kepercayaan untuk Menumbuhkan Pribadi Utuh
FOTO: Romo Rektor Agustinus Sugiyo Pitoyo, SJ YOGYAKARTA, PRANUSA.ID- Pendidikan…
Rasmidi: Berita Kalbar Jangan Hanya Muncul di Nasional Saat Ada Kejadian Luar Biasa
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Barat (Kalbar),…
Kawal RUU Penyiaran, KPID Kalbar Dorong Aspirasi Media Masuk Pembahasan
PONTIANAK, PRANUSA.ID– Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran menjadi sorotan dalam Focus…
Jenguk Korban Keracunan MBG di Batang, Wapres Gibran Minta Investigasi Dibuka Transparan
BATANG, PRANUSA.ID — Wakil Presiden Gibran Rakabuming meminta proses investigasi…
PP PMKRI Desak Kepolisian Buka Penyelidikan Pidana Kasus Fasilitas Mewah Lapas Cibinong
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia…