
FLORES, PRANUSA.ID — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Laskar Muda Hanura (LASMURA) merencanakan pembentukan Tim Trauma Healing sebagai wujud kepedulian dan solidaritas kemanusiaan berkelanjutan bagi masyarakat penyintas bencana gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Langkah ini diambil setelah jajaran pengurus DPP Lasmura bersama Partai Hanura turun langsung mendistribusikan bantuan logistik berupa 3,6 ton rendang siap saji dan 2,5 ton paket obat-obatan ke seluruh titik terdampak di daratan Flores.
Pembentukan tim pendampingan psikologis ini diprioritaskan oleh organisasi sayap dari Partai Hanura tersebut untuk mendukung proses pemulihan pascabencana, terutama bagi anak-anak, perempuan, lansia, serta kelompok rentan yang mengalami trauma pascabencana.
Sekretaris Jenderal DPP LASMURA, Martinus Suwardi Mantro, menyampaikan bahwa penanganan dampak bencana tidak boleh hanya berhenti pada penyaluran logistik dasar semata, melainkan juga harus menyentuh pemulihan kondisi kejiwaan masyarakat.
“Masyarakat yang terdampak gempa tidak hanya membutuhkan bantuan secara fisik, tetapi juga membutuhkan pendampingan secara psikologis. Karena itu, DPP LASMURA akan menyiapkan Tim Trauma Healing yang dapat hadir langsung di tengah masyarakat untuk memberikan penguatan dan pendampingan,” ujar Martinus di Flores.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi dan Keanggotaan DPP Lasmura, Melkianus Da Costa Pires, menambahkan bahwa tim tersebut nantinya akan mengintegrasikan keterlibatan relawan, tenaga profesional, pendamping anak, tenaga kesehatan, hingga tokoh masyarakat dan tokoh agama.
Program yang disiapkan mencakup aktivitas bermain dan belajar bersama anak-anak, kegiatan kreatif, edukasi interaktif, serta pendampingan psikososial terpadu guna menciptakan ruang aman bagi para penyintas.
Dalam pelaksanaannya, DPP LASMURA akan berkoordinasi secara teknis dengan pemerintah daerah, BPBD, posko tanggap darurat, serta organisasi kemanusiaan setempat agar kegiatan dapat berjalan tepat sasaran.
“LASMURA ingin hadir bukan hanya membawa bantuan, tetapi juga membawa semangat, harapan, dan kekuatan bagi saudara-saudara kita di Flores. Kita ingin masyarakat terdampak tahu bahwa mereka tidak sendiri,” pungkasnya.
Laporan: Marsianus | Editor: Michael