
JAKARTA, PRANUSA.ID – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali mengalami pelemahan hingga menembus angka Rp18.000 per dolar Amerika Serikat.
Data Google Finance pada Kamis (4/6/2026) pukul 10.42 WIB mencatat kurs dolar Amerika Serikat terhadap rupiah berada pada level Rp18.025,50.
Angka tersebut menunjukkan pelemahan rupiah sebesar 0,04 persen dibandingkan penutupan perdagangan hari sebelumnya di posisi Rp18.017,80 per dolar Amerika Serikat.
Dalam kurun waktu perdagangan satu jam terakhir, nilai tukar dolar Amerika Serikat mencatatkan kenaikan sebesar 7,7 poin.
Berdasarkan grafik pergerakan sepanjang sesi perdagangan, nilai tukar rupiah sebelumnya sempat bertahan pada kisaran Rp17.970.
Penguatan dolar Amerika Serikat yang didorong oleh sentimen global kemudian menekan mata uang domestik hingga turun ke level Rp18.020.
Kondisi pelemahan nilai tukar rupiah ini telah menjadi fokus perhatian dari pihak otoritas moneter.
Menteri Keuangan Purbaya menyatakan bahwa implementasi aturan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam akan berfungsi sebagai instrumen untuk memasok valuta asing.
Penerapan aturan tersebut diharapkan mampu memperbaiki posisi nilai tukar rupiah ke depan di tengah dinamika pasar saat ini.
Laporan: Severinus | Editor: Michael