Izin BBC Dicabut China Setelah Tayangkan Dugaan Wanita Uighur Disiksa

pranusa.id February 12, 2021

(Ilustrasi: kedaipena.com)

PRANUSA.ID– Dilansir dari AFP, izin siaran BBC dicabut oleh Regulator penyiaran China, NRTA, setelah menayangkan hasil investigasi terkait dugaan penyiksaan dan kekerasan seksual terhadap wanita Uighur oleh polisi dan penjaga di kamp-kamp China pada 3 Februari lalu.

Dalam tayangannya, tim investigasi BBC mewawancarai sejumlah saksi yang mengaku melihat adanya penyiksaan wanita Uighur dengan sengatan listrik, pemerkosaan secara berkelompok maupun menggunakan kekerasan.

Kementerian Luar Negeri China pun bereaksi keras terhadap hasil investigasi BBC soal Uighur yang menilainya sebagai “penyelidikan palsu”.

Pasca pencabutan izin tersebut, NRTA menegaskan tidak akan menerima pengajuan izin siaran baru dari BBC. NRTA menyatakan BBC telah melanggar pedoman siaran bahwa “berita harus jujur dan adil” serta tidak “merugikan kepentingan nasional China”. 

Sementara itu, pihak BBC mengaku kecewa atas pencabutan izin yang diterima oleh pihaknya. 

“BBC adalah penyiar berita internasional paling tepercaya di dunia dan melaporkan berita-berita dari seluruh dunia secara adil, tidak memihak, dan tanpa rasa takut atau mendukung,” kata seorang juru bicara BBC. 

 

(Laporan: Crn)

Editor: Bagas R. 

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Bedah Buku “Legislative Inaction”: Menyoroti Lemahnya Peran Legislatif di Indonesia
YOGYAKARTA, PRANUSA.ID — Social Movement Institute (SMI) menggelar kegiatan bedah…
Kesaksian Dosen di Sidang MK: Gaji Pokok Di Bawah UMK, Hingga Terpaksa Jualan di Car Free Day
JAKARTA, PRANUSA.ID — Kisah memilukan diungkapkan oleh Imam Ahmad, seorang…
Ketua Komisi VIII DPR RI Buka Peluang RUU Pidana LGBT, Sebut Perilaku Menyimpang sebagai Ancaman Negara
JAKARTA, PRANUSA.ID – Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang…
Aksi “Ibu Berisik” di Bundaran UGM: Suarakan Persoalan Inflasi hingga Pajak Mencekik
YOGYAKARTA, PRANUSA.ID – Komunitas Ibu Berisik menggelar aksi damai dan…
Ribuan Pelayat Tuntut Balas Dendam ke AS dan Israel Atas Kematian Ayatollah Ali Khamenei
TEHERAN, PRANUSA.ID – Ribuan pelayat memadati upacara pemakaman Pemimpin Tertinggi…