Putin Sebut Negosiasi Damai Rusia dan Ukraina Makin Sulit Dilakukan

pranusa.id July 8, 2022

FOTO: Presiden Rusia, Vladimir Putin.

PRANUSA.ID — Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa perundingan damai antara Rusia dan Ukraina akan semakin sulit dilakukan seiring berjalannya waktu.

Hal itu disampaikan Putin dalam pertemuan dengan para pemimpin Duma Negara, atau majelis rendah parlemen Rusia, dan sejumlah ketua fraksi partai.

“Rusia terbuka untuk pembicaraan damai, dan negosiasi dengan Ukraina akan menjadi semakin sulit seiring waktu berlalu,” kata Putin, dilansir Antara, Kamis (7/7/2022).

“Kami tidak menolak negosiasi damai, tetapi mereka yang menolak harus tahu bahwa semakin banyak waktu yang mereka buang, semakin sulit bagi mereka untuk bernegosiasi dengan kami,” tuturnya.

Putin mengatakan bahwa negara-negara Barat yang dipimpin oleh Amerika Serikat (AS) bersikap sangat agresif terhadap Rusia selama beberapa dekade.

“Usulan kami untuk menciptakan sistem keamanan yang setara di Eropa ditolak. Inisiatif untuk kerja sama dalam masalah pertahanan rudal ditolak. Peringatan tentang tidak dapat diterimanya ekspansi NATO (Pakta Pertahanan Atlantik Utara) diabaikan,” ujarnya.

Putin meyakini sejumlah upaya negara-negara Barat untuk memberlakukan tatanan baru di dunia akan gagal. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Debat dengan BEM UI Soal MBG, Qodari: Makan Bergizi Itu Bagian dari Proses Pendidikan
JAKARTA, PRANUSA.ID — Diskusi publik bertajuk “Dua Sisi” pada Jumat…
Dosennya Alami Intimidasi Usai Kritik Mutasi Pegawai PU, FH UGM Berikan Perlindungan Penuh
YOGYAKARTA, PRANUSA.ID — Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM)…
Tekan Biaya Kampanye, KPK Usul Peralihan ke Media Digital dan Pembatasan Alat Peraga
JAKARTA, PRANUSA.ID — Tingginya biaya kampanye dinilai sebagai akar masalah…
Frank Hutapea Kritik Keras Sang Ayah: Hotman Paris Hanya Jadikan Rakyat Miskin Senjata Marketing
JAKARTA, PRANUSA.ID — Keputusan pengacara kondang Hotman Paris Hutapea menjadi…
Kejar Target Akses Listrik, Pemerintah Alokasikan Rp10,3 Triliun untuk Program Listrik Desa 2026
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pemerintah terus mempercepat pemerataan akses energi di…