Sepakat dengan Trump, Netanyahu Tegaskan Komitmen Cegah Iran Miliki Senjata Nuklir

pranusa.id June 13, 2026

FOTO: Bendera Negara Iran. Hossein Beris/Middle East Images/Middle East Images via AFP

JAKARTA, PRANUSA.ID – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan kesepakatan penuh dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk memastikan Iran tidak akan pernah memiliki senjata nuklir.

Komitmen bersama tersebut disampaikan langsung oleh Netanyahu setelah melakukan pembicaraan mendalam melalui sambungan telepon dengan Trump mengenai situasi terkini di kawasan Timur Tengah.

“Selama saya menjabat sebagai Perdana Menteri Israel, Iran tidak akan memiliki senjata nuklir”, tegas Netanyahu dalam pernyataan resmi yang dirilis oleh kantornya pada hari Jumat (12/6/2026).

Kedua pemimpin negara tersebut diketahui turut membahas rancangan Nota Kesepahaman yang akan digunakan sebagai langkah awal dimulainya negosiasi antara Amerika Serikat dengan Iran.

Meskipun Israel tidak terlibat langsung dalam kesepakatan tersebut, Netanyahu menyampaikan apresiasi tinggi atas komitmen kokoh Amerika Serikat dalam mengakomodasi kepentingan keamanan negaranya.

Kesepakatan final dengan Iran nantinya diwajibkan untuk memuat klausul penghapusan seluruh material nuklir yang telah diperkaya serta pembongkaran total fasilitas pengayaan uranium milik Teheran.

Syarat krusial lainnya mencakup keharusan pembatasan ketat terhadap laju produksi rudal serta penghentian total dukungan Iran terhadap seluruh jaringan proksi di kawasan regional.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei merespons positif dengan mengungkapkan bahwa penyusunan poin-poin utama dari Nota Kesepahaman tersebut kini sudah hampir mencapai tahap akhir.

“Bagian-bagian utama dari nota kesepahaman potensial tersebut hampir selesai”, ujar Baghaei melalui sesi wawancara yang disiarkan oleh jaringan media pemerintah Press TV.

Upaya diplomasi berkelanjutan berupa pertukaran draf rencana perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran dalam beberapa pekan terakhir ini dilaporkan dimediasi secara langsung oleh pemerintah Pakistan.

Laporan: Hendri | Editor: Michael

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Hari Pertama MPLS, SMAN 1 Rasau Jaya Beri Edukasi Digital untuk Siswa Baru
RASAU JAYA, PRANUSA.ID — Hari pertama pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan…
Puan Maharani Ungkap DPR Diserang Hoaks: Kutipan Palsu hingga Narasi Penolakan RUU Perampasan Aset
JAKARTA, PRANUSA.ID — Ketua DPR RI, Puan Maharani, secara terbuka…
Selebrasi Juara atau Panggung Politik? Kehadiran Trump di Final Piala Dunia Tuai Perdebatan
AMERIKA SERIKAT, PRANUSA.ID — Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menjadi…
Tuai Kecaman, Hotman Paris Sampaikan Permintaan Maaf Terbuka kepada Insan Pers
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea akhirnya menyampaikan…
Eks Jampidsus Febrie Belum Ditahan, Pakar: Ciptakan Kesan Tebang Pilih
JAKARTA, PRANUSA.ID — Keputusan Kejaksaan Agung (Kejagung) yang belum melakukan…