Tak Diundang KTT ASEAN, Junta Myanmar Tuding Adanya Intervensi Asing

pranusa.id October 17, 2021

FOTO: Kepala junta Myanmar Jenderal Senior Min Aung Hlaing, yang menggulingkan pemerintah terpilih dalam kudeta pada 1 Februari, memimpin parade tentara pada Hari Angkatan Bersenjata di Naypyitaw, Myanmar, 27 Maret 2021. (Dok. Reuters)

PRANUSA.ID– Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) sepakat untuk tidak mengikutsertakan pemimpin junta Myanmar dalam KTT yang dijadwalkan pada 26-28 Oktober mendatang.

Keputusan tersebut diambil lantaran kegagalan militer Myanmar dalam menjalankan proses perdamaian guna mengakhiri krisis berdarah yang dipicu kudeta terhadap pemerintahan terpilih di sana pada 1 Februari 2021.

Sebagai gantinya, seorang tokoh non-politik Myanmar akan diundang dalam pertemuan puncak tersebut.

Juru bicara junta Myanmar Zaw Min Tun menuding adanya intervensi asing atas keputusan Perhimpunan Bangsa-Bangsa ASEAN untuk tidak mengundang pemimpin militer Min Aung Hlaing dalam KTT.

Zaw Min Tun mengatakan kepada kantor berita BBC bahwa Amerika Serikat dan perwakilan Uni Eropa (EU) telah menekan para pemimpin lain dari 10 anggota ASEAN untuk mengecualikan pemimpin junta dalam KTT.

“Intervensi asing juga bisa dilihat di sini. Sebelumnya, kami mengetahui bahwa beberapa utusan dari beberapa negara bertemu dengan Kementerian Luar Negeri AS dan menerima tekanan dari EU,” kata Zaw Min Tun, Sabtu, (16/10/2021).

Keputusan untuk mengecualikan pemimpin junta menjadi langkah bersejarah bagi ASEAN, yang memiliki kebijakan untuk tidak mencampuri urusan dalam negeri satu sama lain dan telah lama tidak menggunakan sanksi atau tindakan keras lain untuk mengisolasi Myanmar.

Kemlu Singapura menyatakan, langkah untuk tidak mengundang pemimpin junta militer Min Aung Hlaing merupakan keputusan yang sulit, namun perlu diambil guna menegakkan kredibilitas ASEAN.

Pasalnya tak ada kemajuan berarti dilakukan pemerintah Myanmar dalam mewujudkan perdamaian sebagaimana disepakati dengan ASEAN pada April lalu.

 

Laporan: Bagas R

Editor: Jessica C. Ivanny

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Pria Bawa Golok yang Bubarkan Ibadah GKPI di Tangerang Akhirnya Minta Maaf
TANGERANG, PRANUSA.ID — Pria bergolok yang sempat membubarkan paksa kegiatan…
Klarifikasi Soal Sindiran “Pakar Gobl*k”, Natalius Pigai: Yang Dimaksud Prabowo adalah Pakar yang Merangkap Buzzer
JAKARTA, PRANUSA.ID — Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai…
Buka Program Dasa Cita di TTU, Gubernur Melki Laka Lena Dorong Hilirisasi Tenun NTT
TIMOR TENGAH UTARA, PRANUSA.ID — Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT)…
Sempat Dipenjara karena Kasus Ijazah Jokowi, Gus Nur Ajukan Gugatan Rp4,2 Miliar ke Negara
SOLO, PRANUSA.ID — Mantan terpidana kasus penyebaran berita bohong dan…
Sebut Pendidikan Gratis Bukan Hal Mustahil, PDIP: Syaratnya Bubarkan MBG dan Kopdes
JAKARTA, PRANUSA.ID — PDI Perjuangan (PDIP) menyambut baik wacana Presiden…