2,3 Juta Data KPU Diduga Bocor, Nyaris Seluruh Data Warga Indonesia Diperjualbelikan

pranusa.id May 22, 2020

Ilustrasi hacker (net)

 

PRANUSA.ID — Akun @underthebreach mengungkap adanya kebocoran data 2,3 juta warga dan pemilih Indonesia di forum hacker. Sebelumnya, akun ini juga telah mengungkap penjualan data 91 juta pengguna Tokopedia. 

Berdasarkan pengakuan penjual, data yang dijual dalam bentuk PDF tersebut secara resmi didapat dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Sangat berguna bagi mereka yang ingin membuat nomor (ponsel) di Indonesia. Anda butuh nomor NIK dan KK untuk melakukan registrasi. Atau digunakan untuk menambang data nomor telepon dari Indonesia,” jelas penjual data ini di forum hacker.

Jika sebelumnya data pengguna Tokopedia yang bocor berupa email, hash kata kunci, nama dan sebagainya, maka kali ini isi bocoran data yang dijual adalah nama, alamat, Nomor Induk Kependudukan (NIK), Kartu Keluarga (KK), dan data-data lainnya.

Semua data identitas diri tersebut disajikan dalam bentuk sejumlah folder dengan sebagian besar pengguna berasal dari Yogyakarta.

Peretas juga menunjukkan contoh data yang dijual. Terlihat data KPU tahun 2014 dengan logo KPU pada bagian kop surat. 

Sementara itu, total data pengguna yang dijanjikan akan dijual peretas adalah sebanyak 200 juta yang artinya nyaris memperjualbelikan seluruh data warga Indonesia.

Cuitan @underthebreach mendapat sejumlah respons dari warganet. Respons tersebut dalam bentuk beberapa cuitan diteruskan ke KPU, Kemenkominfo dan beberapa akun resmi pemerintahan lain. 

Namun, KPU belum merespons soal dugaan data pemilih bocor hingga saat berita ini diturunkan. (Cornelia/Pranusa)

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Rasmidi: Berita Kalbar Jangan Hanya Muncul di Nasional Saat Ada Kejadian Luar Biasa
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Barat (Kalbar),…
Kawal RUU Penyiaran, KPID Kalbar Dorong Aspirasi Media Masuk Pembahasan
PONTIANAK, PRANUSA.ID– Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran menjadi sorotan dalam Focus…
Jenguk Korban Keracunan MBG di Batang, Wapres Gibran Minta Investigasi Dibuka Transparan
BATANG, PRANUSA.ID — Wakil Presiden Gibran Rakabuming meminta proses investigasi…
PP PMKRI Desak Kepolisian Buka Penyelidikan Pidana Kasus Fasilitas Mewah Lapas Cibinong
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia…
Kejanggalan 13 Rumah di Lapas Cibinong: Pembangunan Tak Tercatat sebagai Aset Milik Negara
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pembangunan 13 unit rumah di kawasan Lapas…