Dibentak dan Ditantang Pria Berjenggot Bergamis Ala Arab, Ini Tanggapan Polisi | Pranusa.ID

Dibentak dan Ditantang Pria Berjenggot Bergamis Ala Arab, Ini Tanggapan Polisi


PRANUSA.ID — Dua orang pria berjanggut dan berbaju gamis panjang khas Timur Tengah beradu mulut dengan polisi di tengah aksi perusakan masjid dan pembakaran tempat tinggal milik jemaah Ahmadiyah di Desa Balai Harapan, Kecamatan Tempunak, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat (Kalbar), Jumat lalu (3/9).

Dalam video yang beredar seperti dikutip PranusaID dari Indozone, adu mulut tersebut bermula lantaran kedua pria berjanggut itu tidak senang dengan aparat yang menghalau aksi perusakan yang mereka lakukan.

Sejumlah anggota kepolisian yang meminta kedua pria tersebut untuk mundur malah ditantang oleh pria yang mengenakan baju gamis warna abu-abu.

Pria tersebut bahkan secara sengaja membenturkan tubuhnya sendiri ke tubuh salah seorang prajurit TNI di lokasi.

Akan tetapi, bukannya memberitahu bahwa Indonesia menjamin kebebasan beragama kepada seluruh rakyat Indonesia tanpa terkecuali, salah seorang polisi malah mengungkapkan hal ini:

“Semua ada SOP-nya. Jangan melanggar hukum, kita sama-sama Islam. Kita sama-sama habis salat Jumat. Ya, Kita sama-sama habis salat Jumat!” ujar polisi tersebut.

Pria berjanggut lainnya yang memakai gamis warna merah juga meluapkan emosinya kepada polisi.

“Itu mereka (Ahmadiyah) beda! Beda!” teriak pria pemakai gamis warna merah sembari menunjuk-nunjuk masjid Ahmadiyah

“Sama! Saya juga tidak setuju dengan Ahmadiyah!” balas polisi itu.

Tak lama kemudian, pria bergamis abu-abu kembali mendekati polisi dan menanyakan agama yang dipeluk oleh polisi tersebut.

“Heh, Bang, abang Islam, bukan? Itu (Ahmadiyah) Islam, bukan? Itu Islam, bukan!” teriaknya tepat di wajah polisi tersebut.

 

Penulis: Jessica C. Ivanny
Editor: Bagas R.

Berita Terkait

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Top