Erick Thohir: Euforia Pilpres Jangan Sampai Buat Lupa dengan Pekerjaan

pranusa.id July 20, 2023

FOTO: Menteri BUMN Erick Thohir.

Laporan: Marsianus N.N | Editor: Bagas R.

PRANUSA.ID– Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengingatkan euforia terkait pesta demokrasi 5 tahunan atau pemilihan presiden (Pilpres) tahun 2024, tidak boleh sampai membuat semua pihak terkait melupakan pekerjaan yang menjadi prioritasnya.

“Saya rasa terlalu dini pada saat ini dan hari ini pun saya rasa survei-survei itu masih banyak pada capres, bukan cawapres. Jadi, jangan jadi euforia yang justru kita tidak bekerja, bahkan melupakan jangka pendek pekerjaan-pekerjaan yang memang sudah perlu penyelesaian,”kata Erick usai menghadiri acara Festival Hijriah 1 Muharram 1445 H di Jakarta, Rabu (19/7/2023).

Erick Thohir saat ini menjadi salah satu figur yang didorong Partai Amanat Nasional (PAN) untuk menjadi bakal cawapres Prabowo Subianto atau Ganjar Pranowo. Kendati demikian, Erick mengaku hanya bisa menunggu keputusan dan tetap fokus dengan pekerjaan utamanya.

Seperti halnya pelaksanaan Piala Dunia U-17, yang bakal dihelat bulan November 2023 bekerja sama dengan BUMN. Ia sebagai Ketua Umum Persatuan Seluruh Sepak Bola Indonesia (PSSI) itu lebih mengutamakan hal tersebut.

“Di beberapa bulan ini masih banyak pekerjaan persiapan U-17 di bulan November, ya konsolidasi BUMN,” tutur Erick.

Menurutnya pembahasan hal lain di luar pekerjaan masih terlalu cepat dibahas. Namanya memang kerap dikaitkan bakal menjadi cawapres pada Pilpres 2024. “Saya rasa saya masih fokus di situ. dan kalau memang nanti ada hal-hal yang berlanjut ya kita lihat saja dulu, saya rasa terlalu dini sekarang,” ucapnya.

Meski kerap berkomunikasi dengan Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Serta menggelar pertemuan dengan bakal calon presiden PDI Perjuangan Ganjar Pranowo, namun diskusi soal capres-cawapres belum saatnya dilakukan.

“Ya, kalau diajak diskusi kan memang selama ini saya ada komunikasi dengan pak Ganjar dan pak Prabowo mungkin sebulan sekali, kadang-kadang dua bulan sekali,” tuturnya.

“Saya rasa hal yang lumrah, tapi bukan sesuatu yang istilahnya untuk melakukan hal yang belum waktunya,” pungkas Erick.

f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
81 Tahun Indonesia: Merdeka Sejati atau sekadar “Merdeka-Merdekaan”?
KOLOM— Pada 17 Agustus 2026, masyarakat Indonesia merayakan Hari Kemerdekaan…
Peduli Korban Gempa Ende, DPW Gerindra NTT Salurkan Ratusan Paket Beras dan Mie Instan
ENDE, PRANUSA.ID — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Gerindra Nusa…
Atasi Dampak Psikologis Pasca-Gempa Flores, Polda NTT Siagakan Tim Trauma Healing untuk Anak
ENDE, PRANUSA.ID — Kepolisian Daerah (Polda) Nusa Tenggara Timur bergerak…
Pemutaran Film Dokumenter “Di Balik Ilusi Tembakau” Soroti Paradoks Industri Tembakau
YOGYAKARTA, PRANUSA.ID — Pemutaran film dokumenter bertajuk “Di Balik Ilusi…
Gubernur Ria Norsan Ajak Warga Kalbar Jaga Persatuan dan Sinergi
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mengikuti jalannya…