Sentil Praktik Perjalanan Dinas Fiktif, Gubernur Ria Norsan Peringatkan ASN Kalbar Soal Ancaman Pidana

pranusa.id September 15, 2026

FOTO: Gubernur Ria Norsan

PONTIANAK, PRANUSA.ID — Kebiasaan memotong durasi perjalanan dinas tanpa penyesuaian laporan anggaran menjadi sorotan tajam Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan saat membuka Rapat Koordinasi Sosialisasi Antikorupsi Terintegrasi 2026 di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar, Selasa (15/9/2026).

Norsan menilai praktik pengembalian pertanggungjawaban yang tidak sesuai dengan realisasi Surat Perintah Tugas di lapangan merupakan bentuk penyelewengan nyata yang berujung pada tindak pidana korupsi.

“Misalkan dalam bentuk perjalanan dinas, diberi Surat Perintah Tugas lima hari, dan ketika di lapangan hanya dilakukan dua atau tiga hari, sisa dua harinya bisa dikatakan sebagai penyelewengan kelebihan anggaran negara dan itu masuk kategori korupsi,” kata Ria Norsan.

Melalui contoh konkrit tersebut, ia mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara bahwa kejahatan rasuah tidak hanya diukur dari besarnya nilai suap, melainkan dari penyalahgunaan wewenang dan fasilitas negara.

“Jadi poin penting di sini adalah penyelenggaraan kekuasaan dan jabatan tidak boleh disalahgunakan untuk memperkaya diri sendiri atau orang lain yang berpotensi merugikan keuangan negara,” ucapnya menegaskan.

Ia pun meminta jajaran pejabat birokrasi di Kalimantan Barat untuk membangun benteng pencegahan sejak awal dengan menanamkan integritas serta keberanian menolak segala gratifikasi.

“Saya kira pencegahan korupsi harus dimulai dari kesadaran individu masing-masing aparatur sipil negara untuk menolak segala bentuk gratifikasi dan perbuatan curang,” ujar Gubernur Kalbar tersebut.

Menutup arahannya, Norsan menekankan bahwa perbaikan tata kelola keuangan daerah tidak akan optimal jika patuh aturan hanya dijadikan formalitas administratif semata tanpa perbaikan budaya kerja.

Laporan: Severinus | Editor: Arya

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Bedah Buku di Bekasi Ungkap Akar Sejarah Panjang Solidaritas Indonesia untuk Palestina
BEKASI, PRANUSA.ID — Kepedulian bangsa Indonesia terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina…
Mendagri Tito Karnavian Ungkap Kekhawatiran Penerapan E-Voting pada Pemilu di Indonesia
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pemerintah menegaskan bahwa rencana penggunaan sistem pemungutan…
Candaan Purbaya Usai Dicopot dari Menkeu: Mau Mancing di Belakang Rumah Sambil Ngelamun, “Kenapa Dipecat?”
JAKARTA, PRANUSA.ID — Mantan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bergurau…
Tegas Tangani Karhutla, Menhut Raja Juli Antoni Bekukan Izin Usaha 3 Perusahaan di Kaltim
JAKARTA, PRANUSA.ID — Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni membekukan…
Uskup Agung Ende Terbitkan Surat Gembala Pascagempa Flores, Ajak Umat Bangkit dan Sederhanakan Pesta
ENDE, PRANUSA.ID — Uskup Keuskupan Agung Ende, Mgr. Paulus Budi…