Ferdinand soal Anies Tertinggi di Survei: Begitu Susahkah Cari yang Waras?

pranusa.id March 24, 2021

Foto Ferdinand Hutahaean: Ricardo/JPNN.

PRANUSA.ID — Nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menempati urutan pertama dalam survei yang dilakukan Lembaga Indikator Politik Indonesia pada 4-10 Maret lalu. Ia meraih suara sebesar 15,2 persen.

Menanggapi hal itu, mantan politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean, tampak kesal dan membuka kebobrokan Anies selama menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, mulai dari kebijakan Rumah DP nol persen hingga penanganan banjir.

“Ini lima hal yang perlu diketahui dari data survei Indikator, rumah DP nol persen gagal dan korupsi, Formula E gagal fee gelap gulita, banjir tetap tinggi, tapi diklaim sukses hanya dengan mengecat atap dan mengecat kolong flyover,” kata dia.

“Begitu susahkah mencari yang waras sekarang? Tangkap Anies,” lanjutnya dalam cuitannya di akun Twitter@FerdinandHaean3 seperti dikutip Pranusa.ID, Rabu (24/3).

Ferdinand juga sempat menyoroti narasi, diksi, dan gaya komunikasi Anies yang disebut-sebut unggul dan memiliki daya tarik tersendiri dibandingkan tokoh-tokoh lain.

“Dalam teori komunikasi, narasi dan pilihan diksi yang disampaikan oleh seseorang memang menjadi daya tarik tersendiri terlebih bagi milenial sekarang yang rata-rata fasih dengan bahasa asing,” ungkap dia.

Meski begitu, ia meminta agar para generasi milenial mewaspadai kemampuan Anies itu. “Tapi jangan lupa, pembohong sukses berbohong karena pintar berbicara!” ujarnya.

Lebih lanjut, Ferdinand mengingatkan Anies dan para pendukungnya untuk tidak senang terlebih dulu. Pasalnya, bukan hasil survei Lembaga Indikator Politik Indonesia yang bakal menentukan siapa Presiden RI.

“Baru disurvei begitu saja bangganya sudah setengah mati kaum kadrun,” cuit dia.

Laporan: Kris
Editor: Jessica C. Ivanny

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Dua Prajurit TNI Penyiram Air Keras Batal Dipecat, Menteri Pigai Dorong Pengacara Andrie Yunus Ajukan Kasasi
JAKARTA, PRANUSA.ID — Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai…
Perkuat Operasi Terpadu Karhutla Kalbar, Kemenhut Gelontorkan DAK Rp5,5 Miliar
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Pemerintah menyiapkan dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK)…
Jaga Stabilitas Harga, Bulog Pasok 110 Ribu Ton Beras ke Pasar dan Ritel Modern
JAKARTA, PRANUSA.ID — Perum Bulog menyiapakan pasokan sebanyak 110.000 ton…
AJMAN Kalbar Sebut Penanganan Kabut Asap Harus Berfokus pada Keselamatan dan Aktivitas Warga
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Ketua Pengurus Daerah (PD) Asosiasi Jurnalis Masyarakat…
Kabut Asap Meluas dan Lumpuhkan Aktivitas, AMAN Kalbar Desak Pemerintah Tetapkan Status Bencana Nasional
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Dampak bencana kabut asap akibat kebakaran hutan…