Gubernur Sumut ke KPK: Mohon Didukung, Jangan Hanya Dihardik

pranusa.id April 13, 2021

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi (Tribunnews)

PRANUSA.ID — Gubernur Sumatra Utara Edy Rahmayadi mengklaim pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk mencegah dan menangani korupsi di wilayahnya.

Untuk itu, ia meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak hanya menghardik upaya tersebut, tapi juga mendukung dan memantau program-program yang ada sehingga bisa terlaksana dengan baik.

Hal itu disampaikan Edy saat memberikan sambutan dalam acara Peluncuran Aksi Pencegahan Korupsi Stranas PK 2021-2022 pada Selasa (13/4/2021).

“Kami mohon didukung dan dipantau terus, jangan hanya dihardik, tetapi mohon diberi petunjuk sehingga kami bisa lepas dari kegiatan-kegiatan yang negatif yang selama ini terjadi di Sumatera Utara,” kata Edy.

Menurutnya, upaya pencegahan praktik korupsi yang telah dilakukan pihaknya misalnya adalah pemisahan biro pengadaan jasa dan penggunaan sistem elektronik dalam bertransaksi.

“Pembuatan e-Catalogue lokal khusus untuk di Provinsi Sumatera Utara. Kami sudah berupaya sedapat mungkin untuk juga di 33 Kabupaten dan Kota,” ungkapnya.

Laporan: Bagas R.
Editor: Jessica C. Ivanny

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Rasmidi: Berita Kalbar Jangan Hanya Muncul di Nasional Saat Ada Kejadian Luar Biasa
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Barat (Kalbar),…
Kawal RUU Penyiaran, KPID Kalbar Dorong Aspirasi Media Masuk Pembahasan
PONTIANAK, PRANUSA.ID– Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran menjadi sorotan dalam Focus…
Jenguk Korban Keracunan MBG di Batang, Wapres Gibran Minta Investigasi Dibuka Transparan
BATANG, PRANUSA.ID — Wakil Presiden Gibran Rakabuming meminta proses investigasi…
PP PMKRI Desak Kepolisian Buka Penyelidikan Pidana Kasus Fasilitas Mewah Lapas Cibinong
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia…
Kejanggalan 13 Rumah di Lapas Cibinong: Pembangunan Tak Tercatat sebagai Aset Milik Negara
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pembangunan 13 unit rumah di kawasan Lapas…