Jaga Rumah Jampidsus Febrie, Mabes TNI Tegaskan Ada Permintaan Resmi Kejagung dan Tak Terkait Polri

pranusa.id July 9, 2026

FOTO: Kapuspen TNI, Jenderal TNI Muhamad Nas

JAKARTA, PRANUSA.ID — Mabes TNI memberikan klarifikasi terkait kehadiran puluhan prajurit di kediaman Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah. Kapuspen TNI, Jenderal TNI Muhamad Nas, menyatakan langkah tersebut murni merupakan pemenuhan permintaan perlindungan dari pihak Kejaksaan Agung.

Menurut Nas, pengerahan personel telah melalui koordinasi antarlembaga yang merujuk pada Perpres Nomor 66 Tahun 2025 tentang perlindungan jaksa. Ia menepis spekulasi bahwa penjagaan tersebut merupakan respons atas aksi kepolisian.

“Pengamanan ini atas permintaan institusi kejaksaan sesuai mekanisme yang berlaku, tidak ada kaitannya dengan perkara yang sedang ditangani Polri,” tegas Nas, Kamis (9/7/2026).

Nas menegaskan pihaknya tidak ingin mencampuri urusan penegakan hukum Polri. Ia memisahkan antara pengamanan objek vital oleh TNI dengan proses penyidikan yang tengah dijalankan kepolisian.

“Soal penggeledahan oleh Polri di sejumlah titik, itu adalah proses yang terpisah dan sepenuhnya menjadi kewenangan mereka,” tambahnya.

Di sisi lain, Polri justru mencatatkan progres signifikan dalam penyidikan kasus tindak pidana korupsi dan pencucian uang (TPPU). Tim gabungan Kortastipidkor Polri dan Polda Metro Jaya baru saja menggerebek sebuah rumah mewah di kawasan Sentul, Bogor, Kamis dini hari tadi.

Operasi ini membuahkan hasil fantastis. Kepala Kortastipidkor Polri, Irjen Pol Totok Suhatyanto, menyebut timnya menemukan brankas berisi harta senilai Rp476 miliar.

“Di dalam brankas itu kami dapati tujuh koper berisi 74 kilogram emas batangan, jutaan dolar AS dan Singapura, serta uang tunai ratusan juta rupiah,” ungkap Totok.

Hingga saat ini, penyidik telah menggeledah total 12 lokasi di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Sejumlah barang bukti fisik, dokumen, hingga perangkat elektronik telah diamankan untuk mengungkap pemilik asli dari harta bernilai fantastis tersebut.

Laporan: Henri | Editor: Arya

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
AMAN Kalbar: Penanganan Karhutla Jangan Mengorbankan Hak Masyarakat Adat
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Kalimantan Barat…
AJMAN Kalbar: Jangan Jadikan Masyarakat Adat sebagai Kambing Hitam Karhutla
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Ketua Pengurus Daerah Asosiasi Jurnalis Masyarakat Adat…
Organisasi Sayap Partai Hanura Kirim 3,6 Ton Rendang dan 2,5 Ton Obat-obatan untuk Korban Gempa di Maumere
MAUMERE, PRANUSA.ID — Wujud kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana gempa…
Hari Kedelapan Pasca-Gempa Guncang NTT, BNPB Catat 53.971 Rumah Warga Rusak di 7 Kabupaten
JAKARTA, PRANUSA.ID — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak…
Semarak Kemerdekaan di SMAN 1 Rasau Jaya: Empat Hari Penuh Semangat dan Kreativitas
RASAU JAYA, PRANUSA.ID— Dalam rangka memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,…