Jokowi ke Kapolri: Saat Macet Banyak Driver Dipalak Preman, Tolong Selesaikan!

pranusa.id June 11, 2021

Presiden Joko Widodo. (Biro Pers Sekretariat Presiden)

PRANUSA.ID — Presiden Joko Widodo atau Jokowi berbincang bersama belasan sopir kontainer di perbatasan Dermaga Jakarta International Container Terminal (JICT) dan Terminal Peti Kemas Koja, Kamis (10/6).

Perbincangan tersebut dilakukan usai dia mendapatkan keluhan dari driver di media sosial soal pungutan liar (pungli) yang kerap dilakukan oleh sejumlah depo kontainer, kemacetan, dan masalah bongkar muat.

“Driver mestinya merasa nyaman semuanya. Jangan sampai ada yang mengeluh karena banyaknya pungutan. Itu yang mau saya kejar. Kalau ada (yang mau berbicara). Silakan,” kata Jokowi.

Salah seorang sopir kontainer bernama Agung Kurniawan (38) lantas menginisiasi perbincangan. Pria asal Ngawi tersebut kemudian mulai menceritakan segala keluh kesahnya selama menjadi sopir kontainer.

Ia mengungkapkan betapa seringnya para sopir kontainer menjadi sasaran tindak premanisme ketika jalan raya macet.

“Begitu keadaan macet, itu di depannya ada yang dinaiki mobilnya, naik ke atas mobil bawa celurit atau nodong begitu, itu enggak ada yang berani menolong, Pak. Padahal itu depan, belakang, samping, kanan itu kan kendaraan semua, dan itu orang semua, dan itu sangat memprihatinkan,” tutur Agung.

Menurutnya, hal itu sangat memprihatinkan ketika orang-orang tidak berani membantu karena takut preman-preman tersebut justru balik menyerang dirinya sehingga mereka akhirnya memilih untuk menutup kaca.

Abdul Hakim, sopir kontainer lainnya juga menimpali. Selain masalah premanisme, ia bercerita soal banyaknya pungli di sejumlah depo. Depo adalah tempat penumpukan kontainer sudah dipakai atau mengambil kontainer yang akan dipakai shipping line.

Pria berusia 43 tahun tersebut menyebutkan beberapa karyawan depo sering meminta imbalan berupa uang tip agar laporannya bisa segera diproses. Jika tidak, laporannya akan tetap dikerjakan, namun diperlambat.

“Kalau enggak dikasih (imbalannya) kadang diperlambat. Itu memang benar-benar, seperti Fortune, Dwipa, hampir semua depo rata-rata. Itu Pak. Yang sekarang itu yang saya perhatikan itu yang agak-agak bersih cuma namanya Depo Seacon dan Depo Puninar, agak bersih sedikit. Lainnya hampir rata-rata ada pungli, Pak,” ungkap Abdul.

Usai mendengar cerita tersebut, Jokowi lantas memanggil ajudannya, Kolonel Pnb. Abdul Haris untuk menelepon Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

“Pak Kapolri selamat pagi,” sapa Jokowi.

“Siap, selamat pagi Bapak Presiden,” jawab Kapolri.

“Enggak, ini saya di Tanjung Priok, banyak keluhan dari para driver kontainer yang berkaitan dengan pungutan liar di Fortune, di NPCT 1, kemudian di Depo Dwipa. Pertama itu,” ujar Jokowi.

“Siap,” jawab Kapolri.

“Yang kedua, juga kalau pas macet itu banyak driver yang dipalak preman-preman. Keluhan-keluhan ini tolong bisa diselesaikan. Itu saja Kapolri,” tutur Jokowi.

“Siap Bapak,” jawab Kapolri.

Jokowi mengaku sudah menangkap situasi yang ada dan apa keinginan dari para sopir kontainer. Dia menegaskan akan mengikuti dan memperhatikan proses ini hingga keluhan yang disampaikan terselesaikan.

“Perintahnya ke Kapolri biar semuanya jelas dan bisa diselesaikan di lapangan. Nanti akan saya ikuti proses ini. Kalau keluhan-keluhan seperti itu tidak diselesaikan, sudah pendapatannya sedikit, masih kena preman, masih kena pungli, itu yang saya baca di status-status di media sosial. Keluhan-keluhan seperti itu memang harus kita selesaikan dan diperhatikan,” jelasnya.

Laporan: Jessica C. Ivanny
Editor: Bagas R.

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Kepercayaan untuk Menumbuhkan Pribadi Utuh
FOTO: Romo Rektor Agustinus Sugiyo Pitoyo, SJ YOGYAKARTA, PRANUSA.ID- Pendidikan…
Rasmidi: Berita Kalbar Jangan Hanya Muncul di Nasional Saat Ada Kejadian Luar Biasa
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Barat (Kalbar),…
Kawal RUU Penyiaran, KPID Kalbar Dorong Aspirasi Media Masuk Pembahasan
PONTIANAK, PRANUSA.ID– Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran menjadi sorotan dalam Focus…
Jenguk Korban Keracunan MBG di Batang, Wapres Gibran Minta Investigasi Dibuka Transparan
BATANG, PRANUSA.ID — Wakil Presiden Gibran Rakabuming meminta proses investigasi…
PP PMKRI Desak Kepolisian Buka Penyelidikan Pidana Kasus Fasilitas Mewah Lapas Cibinong
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia…