Jokowi: Masih Ada 17 Juta Orang Mau Mudik, Harus Waspada!


Foto Presiden Jokowi (Biro Pers Sekretariat Presiden)

PRANUSA.ID — Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengungkapkan masih ada sekitar 17 juta warga yang ingin tetap mudik.

Padahal, pemerintah sudah mengeluarkan larangan mudik untuk menekan angka penyebaran COVID-19 di Indonesia.

“Menurut survei, masih ada sekitar 11 persen atau sekitar 17 jutaan orang yang masih mau mudik. Dari jumlah normal 80,5 jutaan orang mudik tahun lalu,” kata Jokowi dalam keterangannya, Selasa (20/4/2021).

Menurutnya, jika warga bersikukuh mudik, maka kasus COVID-19 akan kembali melonjak seperti yang pernah terjadi dari pengalaman libur panjang sebelumnya.

“Kalau 80,5 jutaan orang itu enggak dilarang mudik, maka angka kasus harian COVID-19 menurut hitungan para ahli epidemiologi akan melonjak di kisaran 120-140 ribu per hari,” jelas Jokowi.

Ia kemudian mencontohkan ketika rata-rata kasus harian naik menjadi 68-93 persen pada libur Idul Fitri 2020, 58-119 persen pada liburan di Agustus 2020, dan lainnya.

Untuk itu, Jokowi mengingatkan seluruh warga untuk selalu menerapkan protokol kesehatan COVID-19 dan melaksanakan 3M.

“Harus eling lan waspodo, ingat dan waspada,” ujar Jokowi.

Apalagi, Jokowi menilai tren kasus COVID-19 di Indonesia sudah mulai menunjukkan perkembangan positif yang signifikan.

“Kasus positifnya itu sekarang 4.000-an sampai 5.000-an, ini jauh turun dibandingkan Januari, Februari yang di atas 10.000,” imbuhnya.

Jokowi menyebut data itu juga yang sudah mulai berdampak positif bagi perekonomian Indonesia. “Pertumbuhan ekonomi sudah bagus, makanya asal jangan diganggu (kenaikan kasus) COVID-19 lagi,” tuturnya.

Penulis: Bagas R.
Editor: Jessica C. Ivanny

Berita Terkait

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Top