Kabut Asap Mengepung, Olahraga Sehat Bisa Dilakukan Dengan Cara Ini

pranusa.id September 17, 2019

Jakarta – Walaupun kabut asap yang pekat mengepung, masyarakat tetap bisa berolahraga dengan sehat. Yang perlu menjadi pertimbangan, olahraga bukan dilakukan di luar ruang (outdoor), melainkan di dalam ruang (indoor).

Menurut dokter spesialis kedokteran olahraga Hario Tilarso, bila ingin tetap berolahraga di kala kabut asap yang terlihat pekat di luar ruang bisa dilakukan, tapi Anda berolahraga dalam ruangan.

“Kalau mau tetap olahraga bisa kok olahraga indoor, bukan di outdoor. Banyak sekali olahraga yang dilakukan, salah satunya nge-gym. Anda bisa memanfaatkan berbagai macam alat-alat olahraga di dalam gym. Cara ini tetap bisa membuat Anda sehat,” kata Hario kepada Health Liputan6.com melalui sambungan telepon, Senin (16/9/2019).

Aktivitas fisik yang sederhana, seperti push up dan sit up juga bisa dilakukan di dalam rumah. Hario tidak menganjurkan olahraga di luar ruang bila kondisi penuh kabut asap. Ini karena olahraga yang sehat harus dilakukan dalam udara yang bersih dan oksigen cukup.

“Saat olahraga kita butuh banyak oksigen (untuk membantu lancarkan aliran darah). Di lingkungan yang penuh kabut asap, udara beracun (yang lebih banyak kadar karbon dioksida) dan partikel berbahaya bisa terhirup. Sangat tidak efisien berolahraga di luar ruang meski pakai masker sekalipun. Karena olahraga tetap butuh oksigen,” lanjut Hario yang berprkatik di RS Premier Bintaro di Tangerang Selatan.

Hario menambahkan, ketika berolahraga di dalam ruang, pastikan ruangan tersebut dipasang AC. Cara ini membuat seseorang nyaman berolahraga. Udara juga lebih sejuk.

Melansir laman Livestrong, suhu ideal untuk berolahraga di dalam ruang antara 20 dan 22 derajat Celcius.

“Jika Anda berolahraga di dalam ruangan, usahakan suhu udara dalam kisaran 20 dan 22 derajat Celcius. Suhu tersebut termasuk suhu optimal bagi kebanyakan orang untuk olahraga indoor,” jelas ahli fisiologi olahraga dan direktur kebugaran Duke University Diet and Fitness Center, Gerald Endress.

Bahkan ada juga pusat kebugaran yang menggunakan kipas angin pribadi selama pengunjung berolahraga. Embusan angin dingin dari kipas angin dapat membantu sweater yang berat merasa nyaman dan sejuk digunakan di lingkungan bersuhu 20 derajat Celcius.

 

https://www.liputan6.com/health/read/4063870/kabut-asap-mengepung-olahraga-sehat-bisa-dilakukan-dengan-cara-ini

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Bantu Korban Gempa Ende, Polres Ende Salurkan 100 Paket Sembako Kapolda NTT ke Kecamatan Nangapanda
ENDE, PRANUSA.ID — Jajaran Polres Ende Polda Nusa Tenggara Timur…
Refleksi HUT RI ke-81, AMAN Kalbar Sebut Kemerdekaan Belum Dirasakan Sepenuhnya oleh Masyarakat Adat
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Pengurus Harian Wilayah Aliansi Masyarakat Adat Nusantara…
Peringatan Hari Damai Aceh ke-21 Berujung Ricuh di Masjid Raya Baiturrahman Akibat Pengibaran Bendera Bulan Bintang
BANDA ACEH, PRANUSA.ID — Peringatan Hari Damai Aceh ke-21 yang…
Gempa Magnitudo 7,7 Guncang NTT, Presiden Prabowo Instruksikan Penanganan Tanggap Darurat Cepat
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah dan jajaran…
Gempa Bumi Guncang Ende, Polres Bersama Forkopimda Mendirikan Tenda Darurat di RSUD dan Mapolres
ENDE, PRANUSA.ID — Menanggapi bencana gempa bumi yang mengguncang wilayah…