KAMI PMKRI Yogyakarta Resmi Dideklarasikan, Rilis Memorandum Kemasyarakatan Soroti Kondisi Bangsa

pranusa.id May 28, 2026

FOTO: Deklarasi KAMI PMKRI Yogyakarta

YOGYAKARTA – Keluarga Alumni Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (KAMI PMKRI) Cabang Yogyakarta St. Thomas Aquinas secara resmi mendeklarasikan pendiriannya pada tanggal 27 Mei 2026.

Pendirian wadah organisasi ini merupakan wujud realisasi dari cita-cita para alumni yang telah melalui serangkaian proses diskusi dan perdebatan panjang sejak bulan Februari 2015 hingga Juni 2025.

Deklarasi bersejarah ini menandai komitmen kuat para alumni untuk mendukung kesinambungan proses kaderisasi kepemimpinan bagi gereja dan bangsa yang selaras dengan nilai-nilai kekatolikan serta pedoman Pancasila.

Nama KAMI PMKRI Yogyakarta dipilih melalui proses pematangan diskusi untuk membulatkan tekad dalam berkontribusi membangun sumber daya manusia yang unggul, berintegritas, berwawasan gender, dan siap bekerja sama mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Kami, alumni Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia Cabang Yogyakarta Santo Thomas Aquinas, dengan kesadaran penuh mendukung kesinambungan kaderisasi kepemimpinan, bagi gereja dan bangsa yang selaras dengan nilai kekatolikan dan Pancasila,” ucap Lukas Ispandriarno, Ketua Pengurus Harian Nasional KAMI PMKRI Yogyakarta.

Dalam momentum peresmian tersebut, jajaran pengurus KAMI PMKRI Yogyakarta turut membacakan sebuah Memorandum Kemasyarakatan yang bertajuk “Panggilan Kebangsaan untuk Mewujudkan Keadilan Sosial”.

FOTO: Lukas Ispandriarno, Ketua Pengurus Harian Nasional KAMI PMKRI Yogyakarta saat membacakan naskah deklarasi

Memorandum strategis tersebut secara tajam menyoroti berbagai dinamika kebangsaan yang dinilai memerlukan kewaspadaan moral serta keterlibatan sosial yang lebih kuat dari seluruh elemen masyarakat.

Terkait kondisi ekonomi, pertumbuhan kuartal I 2026 yang menyentuh angka 5,61 persen dinilai belum mencerminkan situasi riil masyarakat luas akibat adanya tekanan global, pelemahan rupiah, tingginya suku bunga, hingga merosotnya daya beli kelas menengah.

Sorotan tajam juga diarahkan pada kondisi demokrasi Indonesia yang dinilai mengalami kemunduran dalam praktik substantif.

“Berdasarkan catatan Indeks Demokrasi Indonesia 2025 menunjukkan adanya tren penurunan pada aspek kebebasan, kesetaraan, serta kapasitas lembaga demokrasi,” terang KAMI PMKRI.

Pada sektor penegakan hukum, Indeks Persepsi Korupsi Indonesia tahun 2025 yang mengalami penurunan signifikan hingga anjlok ke peringkat 109 dari 180 negara menunjukkan tingginya urgensi reformasi pemberantasan korupsi.

Memorandum kemasyarakatan ini juga menaruh kekhawatiran yang sangat serius terhadap ancaman risiko bencana ekologis menyusul melonjaknya angka deforestasi di Indonesia yang mencapai hampir setengah juta hektar pada tahun 2025.

Menyikapi rentetan krisis kebangsaan tersebut, KAMI PMKRI Yogyakarta menyerukan kepada seluruh alumni organisasi gerakan mahasiswa Cipayung untuk berani mendorong tumbuhnya iklim demokrasi substantif yang menjunjung tinggi supremasi hukum, etika penyelenggaraan negara, serta pemerataan ekonomi.

Mereka turut mendesak adanya revitalisasi peran aparat penegak hukum dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi, terutama di sektor-sektor yang melibatkan alokasi keuangan negara dalam jumlah yang besar.

Tuntutan pengendalian laju deforestasi juga disuarakan secara tegas demi mencegah bencana ekologis sekaligus memastikan keseimbangan alam tetap terjaga di tengah berjalannya visi kemandirian energi dan penguatan ekonomi nasional.

Para kader aktif maupun alumni PMKRI juga diminta untuk terus menyebarluaskan semangat pengorbanan serta rasa empati guna membendung derasnya arus hedonisme dengan cara menjauhkan diri dari kepentingan pribadi.

KAMI PMKRI Yogyakarta menegaskan bahwa situasi kebangsaan saat ini adalah panggilan luhur bagi setiap kader Katolik untuk terlibat aktif menjadi bagian dari solusi dengan mengusung semangat “Pro Ecclesia et Patria” atau “Demi Gereja dan Tanah Air”.

FOTO: Pemotongan tumpeng bersama Rm.Agustinus Darjanto SJ, moderator PMKRI dan Decky Kevin P, Ketua DPC PMKRI Cabang Yogyakarta.

Naskah deklarasi beserta memorandum tersebut dibacakan secara langsung di Yogyakarta oleh para pengurus yang meliputi Koordinator Nasional Lukas S. Ispandriarno, Sekretaris Jenderal Rosalia Prismarini Nurdiarti, dan Bidang Komunikasi dan Kerja Sama Cecilia Pretty Grafini.

Turut hadir dan berpartisipasi dalam agenda pembacaan naskah kebangsaan tersebut adalah Koordinator Wilayah Jabodetabek Joty Atmadjaya beserta Sekretaris Wilayah DIY Frederico M. Dwisetyanto.

Rangkaian acara peresmian wadah alumni tersebut turut ditandai dengan prosesi pemotongan tumpeng secara simbolis bersama Moderator PMKRI Romo Agustinus Darjanto SJ dan Ketua DPC PMKRI Cabang Yogyakarta Decky Kevin P.

Laporan: Hendri | Editor: Kristoforus

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Deretan Tokoh Alumni Dukung Penuh Deklarasi Pendirian KAMI PMKRI Yogyakarta
YOGYAKARTA – Deklarasi pendirian wadah Keluarga Alumni Perhimpunan Mahasiswa Katolik…
Sempat Disetrum Hingga Ditendang Militer Israel, 9 Relawan GSF 2.0 Asal Indonesia Berhasil Dibebaskan
JAKARTA, PRANUSA.ID – Pihak Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Istanbul…
Rayakan HUT Ke-13, Social Movement Institute Gelar Konser Kritik “Bangkitlah Politik Anak Muda” di Titik Nol Jogja
YOGYAKARTA, PRANUSA.ID – Organisasi pergerakan pemuda Social Movement Institute merayakan…
Kritik Keras Kinerja Pejabat, Anies Minta Pemerintah Setop Beri ‘Obat Tidur’ dan Bercanda di Tengah Krisis
JAKARTA, PRANUSA.ID – Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melontarkan…
Minta Rakyat Rekam Aparat Pembeking Koruptor, Prabowo: Jangan Dilawan, Langsung Lapor ke Saya!
JAKARTA, PRANUSA.ID – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memberikan peringatan…