Kecam Kekerasan pada Ade Armando, Seknas Jokowi Minta Polisi Usut Tuntas | Pranusa.ID

Kecam Kekerasan pada Ade Armando, Seknas Jokowi Minta Polisi Usut Tuntas


FOTO: Ade Armando babak belur ketika mengikuti aksi 114 BEM SI.

PRANUSA.ID — Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Nasional (Sekjen DPN) SekNas Jokowi, Dono Prasetyo, mengutuk keras tindak kekerasan yang menimpa Ade Armando saat aksi unjuk rasa di depan Gedung Parlemen Senayan Jakarta.

SekNas Jokowi meminta aparat kepolisian untuk segera mengusut tuntas kasus tindak kekerasan yang menimpa Ade Armando itu.

Menurutnya, tindak kekerasan terhadap dosen Universitas Indonesia tersebut merupakan ancaman serius bagi kebebasan berekspresi dan menyampaikan pendapat.

“Kami meminta pihak yang berwenang mengusut tuntas para pelaku kekerasan dan mengusut motifnya,” kata Dono dalam keterangannya di Medan, Selasa (12/4).

Dono menilai kekerasan tidak bisa dijadikan jalan untuk memperlihatkan ketidaksetujuan seseorang terhadap pandangan lain.

Dalam masyarakat demokratis, lanjutnya, semua pihak boleh menyatakan pendapatnya selama dilakukan secara sopan dan tidak anarkis.

Dalam hal ini, Dono mengatakan Ade Armando telah menyampaikan pendapatnya secara sopan dan tidak anarkis.

“Dalam masyarakat demokratis, siapa pun boleh menyatakan pendapatnya sejauh dilakukan secara sopan dan tidak anarkis, dan Saudara Ade Armando sudah melakukan itu,” ujar dia.

“Tindak kekerasan terhadap Ade Armando sungguh mencederai prinsip kebebasan berekspresi dan kebebasan berpendapat yang dulu dengan susah payah diperjuangkan di awal era reformasi,” jelasnya.

Oleh karena itu, dia mengimbau seluruh elemen bangsa untuk senantiasa menjaga situasi aman dan damai, demi terwujudnya keberadaan ruang bagi masyarakat yang hendak menyampaikan aspirasi.

“Kita tetap harus menjaga situasi, agar tetap ada ruang bagi masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasinya,” ungkapnya.

Penulis: Jessica C. Ivanny
Editor: Bagas R.

Berita Terkait

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Top