Khawatir Dianggap Libur oleh ASN, Gubernur Kalsel Tolak Ikut Kebijakan WFH

pranusa.id April 9, 2026

FOTO: Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin

BANJARBARU, PRANUSA.ID – Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin, memastikan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel tidak akan menerapkan kebijakan sistem kerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) maupun non-ASN.

“Ini hari kita rapatkan kembali yaitu tidak ada WFH karena di sini tidak ada kendala, semua masih terkendali baik mobilitas maupun pelaksanaan pekerjaan,” kata Muhidin usai rapat koordinasi di Ruang Rapat Aberani Sulaiman, Setdaprov Kalsel, Banjarbaru, Senin (6/4/2026).

Keputusan untuk menolak opsi sistem kerja yang ditawarkan oleh pemerintah pusat tersebut didasari oleh kekhawatiran timbulnya persepsi keliru di kalangan pegawai jika kegiatan birokrasi dilakukan tanpa pengawasan yang ketat.

“Kalau WFH dilaksanakan dikhawatirkan dianggap seperti libur, apalagi pekerjaan sekarang bisa dilakukan lewat handphone atau perangkat lainnya, ini yang perlu kita antisipasi agar tidak terjadi penyalahgunaan,” ujarnya.

Pemimpin daerah tersebut juga menyoroti tingginya potensi penurunan efektivitas produktivitas kerja lantaran para pegawai rentan memanfaatkan momentum sistem kerja dari rumah itu untuk pergi meninggalkan daerah kewajibannya.

“Bisa saja pegawai memanfaatkan waktu untuk bepergian ke luar daerah beberapa hari, ini yang menjadi salah satu kekhawatiran kami,” tambahnya.

Sebagai langkah alternatif guna menjaga produktivitas jajarannya, pihak Pemprov Kalsel lebih memilih untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan pengembangan kompetensi pemerintahan seperti menggelar pelatihan manajemen risiko yang melibatkan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

“Rencana hari Jumat kita akan melaksanakan kegiatan dinas bersama eselon III, salah satunya pelatihan manajemen risiko bekerja sama dengan BPKP, ini untuk meningkatkan kapasitas sekaligus tetap mengontrol kinerja,” pungkasnya.

Laporan: Severinus | Editor: Arya

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Dua Prajurit TNI Penyiram Air Keras Batal Dipecat, Menteri Pigai Dorong Pengacara Andrie Yunus Ajukan Kasasi
JAKARTA, PRANUSA.ID — Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai…
Perkuat Operasi Terpadu Karhutla Kalbar, Kemenhut Gelontorkan DAK Rp5,5 Miliar
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Pemerintah menyiapkan dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK)…
Jaga Stabilitas Harga, Bulog Pasok 110 Ribu Ton Beras ke Pasar dan Ritel Modern
JAKARTA, PRANUSA.ID — Perum Bulog menyiapakan pasokan sebanyak 110.000 ton…
AJMAN Kalbar Sebut Penanganan Kabut Asap Harus Berfokus pada Keselamatan dan Aktivitas Warga
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Ketua Pengurus Daerah (PD) Asosiasi Jurnalis Masyarakat…
Kabut Asap Meluas dan Lumpuhkan Aktivitas, AMAN Kalbar Desak Pemerintah Tetapkan Status Bencana Nasional
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Dampak bencana kabut asap akibat kebakaran hutan…