Perempuan Jerman yang Datang ke Markas FPI Ternyata Seorang Mata – Mata

pranusa.id December 29, 2020

Foto Kedatangan Perempuan Jerman ke Markas FPI

PRANUSA.ID– Belakangan diketahui, sosok perempuan Jerman bernama Suzanhol yang datang ke markas FPI  ternyata adalah seorang intelijen Jerman. 

Hal itu disampaikan oleh anggota Komisi I DPR, M. Farhan yang mengatakan perwakilan dari Kedutaan Besar Jerman yang datangi markas FPI bukan staf ataupun diplomat. 

Identitas dari perempuan bernama Suzanhol itu ternyata merupakan mata-mata Bundesnachrichtendienst (BND), sebuah lembaga intelijen Jerman

“Ternyata ketika dilakukan penyelidikan ke beberapa sumber kita di Berlin langsung, ini nama perempuannya Suzanhol dia adalah bukan pula pegawai pemerintah tercatat di Kementerian Luar Negeri Jerman. Dia tercatat sebagai pegawai di BND. BND itu Badan Intelijen Jerman,” kata Farhan dalam diskusi daring, Minggu (27/12/2020)

Dugaan bahwa perwakilan Kedubes Jerman yang fotonya viral tersebut bukan mata-mata adalah karena permintaan persona non grata terhadap perempuan yang bersangkutan tidak dipenuhi oleh Kedubes Jerman.

Pihak Jerman hanya memulangkan perempuan tersebut ke negara asal.

“Kita minta udah persona non grata. Tidak dijalankan persona non grata-nya. Ternyata dia memang tidak bisa di-persona non grata karena dia bukan diplomat,” kata Farhan.

Persona non grata termaktub di dalam Pasal 9 Konvensi Wina 1961 yang telah diratifikasi melalui UU No. 1 Tahun 1982 tentang Pengesahan Konvensi Wina Mengenai Hubungan Diplomatik Beserta Protokol Opsionalnya Mengenai Hal Memperoleh Kewarganegaraan.

Secara bebas pasal tersebut dapat diartikan bahwa: “Negara penerima boleh setiap saat dan tanpa harus menerangkan keputusannya, memberitahu Negara pengirim bahwa kepala misinya atau seseorang anggota staff diplomatiknya adalah persona non grata atau bahwa anggota lainnya dari staff misi tidak dapat diterima.”

 

(Kris/Pranusa)

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Debat dengan BEM UI Soal MBG, Qodari: Makan Bergizi Itu Bagian dari Proses Pendidikan
JAKARTA, PRANUSA.ID — Diskusi publik bertajuk “Dua Sisi” pada Jumat…
Dosennya Alami Intimidasi Usai Kritik Mutasi Pegawai PU, FH UGM Berikan Perlindungan Penuh
YOGYAKARTA, PRANUSA.ID — Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM)…
Tekan Biaya Kampanye, KPK Usul Peralihan ke Media Digital dan Pembatasan Alat Peraga
JAKARTA, PRANUSA.ID — Tingginya biaya kampanye dinilai sebagai akar masalah…
Frank Hutapea Kritik Keras Sang Ayah: Hotman Paris Hanya Jadikan Rakyat Miskin Senjata Marketing
JAKARTA, PRANUSA.ID — Keputusan pengacara kondang Hotman Paris Hutapea menjadi…
Kejar Target Akses Listrik, Pemerintah Alokasikan Rp10,3 Triliun untuk Program Listrik Desa 2026
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pemerintah terus mempercepat pemerataan akses energi di…