Pilih Capres 2024, Arief Poyuono: Jangan Tertipu dengan Tokoh yang Merakyat

pranusa.id June 29, 2022

Ilustrasi: Pasangan calon presiden dan wakil presiden RI.

PRANUSA.ID — Jadwal penyelenggaraan Pemilu Presiden, Legislatif, dan Kepala Daerah telah disepakati melalui rapat kerja Komisi II DPR RI bersama Mendagri, KPU, Bawaslu, dan DKPP pada 24 Januari lalu.

Menurut kesepakatan, Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) akan dilaksanakan pada 14 Februari 2024.

Menjelang Pilpres 2024, Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja BUMN Arief Poyuono lantas membagikan sejumlah tips bagi masyarakat dalam memilih capres.

Pertama, Arief mengatakan masyarakat tidak boleh teperdaya dengan tokoh yang hanya terlihat merakyat.

“Jangan tertipu dengan tokoh yang kelihatannya merakyat,” kata Arief dalam keterangannya pada Selasa (28/6/2022).

Kedua, ia menyebut masyarakat harus memilih tokoh yang memiliki rekam jejak yang jelas. Menurutnya, rekam jejak itu terlihat jelas mengingat para bakal capres yang menjabat sebagai gubernur, pimpinan DPR RI, sampai menteri.

“Artinya, rakyat harus cerdas. Sejauh mana mereka yang saat ini menjabat pejabat negara, kebijakannya, programnya, apakah sudah dirasakan rakyat, apakah sudah memengaruhi kehidupan ekonomi keluarga masyarakat,” jelas dia.

Ia menambahkan, masyarakat tidak perlu memilih calon pemimpin yang pernah kejeblos got, rajin bersepeda, atau yang terkesan masih muda.

“Jangan beli kucing dalam karung. Jangan tertipu sama tokoh yang kejeblos got, yang suka naik sepeda, atau yang kelihatannya muda,” tegas dia.

Arief menilai masyarakat harus memilih calon pemimpin yang mampu meningkatkan perekonomian keluarga mereka.

“Pilihlah tokoh yang bisa mengelola ekonomi dengan baik,” ungkap Arief. (*)

Penulis: Jessica C.
Editor: Bagas R.

a34a305b-0230-41ea-a533-3e9cf5b7fbca
Berita Lainnya
MM Kine Klub UMY Gelar ‘Friday Cinema Layar Lanskap’, Soroti Krisis Ekologi dan Perlawanan Warga
YOGYAKARTA, PRANUSA.ID — Unit Kegiatan Mahasiswa MM (Muhammadiyah Multimedia) Kine…
Proyek Jalan Ende–Wolowaru Rp30 Miliar Tuntas, BPJN NTT Janji Rampungkan Polemik Lahan Warga
ENDE, PRANUSA.ID — Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker PJN)…
DPD RI dan FOKUS Gelar Workshop Jurnalistik untuk Menyuarakan Aspirasi Daerah
Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) bersama Forum Komunikasi…
PT BCTC Tawar Rp25 Juta untuk Sawah Tertimbun, Pemilik Lahan di Ende Tegas Menolak
ENDE, PRANUSA.ID — Proses negosiasi ganti rugi antara pihak kontraktor…
Gelar Minggu Kasih di Gereja GMIT Maranatha, Polsek Wolowaru Ajak Jemaat Jaga Kamtibmas
ENDE, PRANUSA.ID — Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Wolowaru terus mempererat…