Presiden Jokowi: Kampus Harus Bisa Melahirkan Mahasiswa Unggul

pranusa.id September 15, 2021

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. (Foto: presidenri.go.id)

PRANUSA.ID– Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa perguruan tinggi harus bisa melahirkan mahasiswa yang unggul dan utuh sehingga sehingga memiliki jasmani dan rohani yang sehat, serta budi pekerti dan visi kebangsaan yang baik.

Hal tersebut ia sampaikan ketika memberikan sambutan pada Pertemuan Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia yang dilaksanakan di Auditorium Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret, Kota Surakarta pada Senin, 13 September 2021.

Jokowi mengingatkan bahwa tugas tersebut bukanlah tugas yang ringan bagi perguruan tinggi namun harus dapat dicapai. “Karena kalau enggak (tercapai), kebawa ke mana-mana anak-anak kita nantinya. Sekali lagi, sehat jasmani, sehat rohani, budi pekertinya baik, kebangsaannya baik,” ujarnya dilansir dari laman resmi presidenri.go.id.

Oleh karena itu, ia menyebutkan bahwa tugas rektor dan seluruh jajarannya bukan hanya mendidik di dalam kampus saja, apalagi hanya mengajar di ruangan kelas.

“Artinya, di luar kampus pun menjadi tugas rektor dan seluruh jajarannya, hati-hati. Di dalam kampus dididik mengenai budi pekerti, di luar kampus enggak ada yang mendidik, jadi pecandu narkoba. Nah, untuk apa kita kalau enggak bisa menjangkau ke sana? Di dalam kampus dididik mengenai Pancasila, kebangsaan, tapi di luar kampus ada yang mendidik mahasiswa kita jadi ekstremis garis keras, jadi radikalis garis keras, lha untuk apa?,” katanya.

Jokowi kemudian memberikan contoh dimana peran rektor dan jajarannya tidak hanya di dalam kampus. Ia mengkisahkan saat dirinya menjadi mahasiswa di UGM, seringkali mahasiswa terkena penyakit secara bersamaan, seperti hepatitis dan typhus.

“Karena apa? Warung-warung makan mencuci piringnya di ember, airnya satu ember, dipakai pagi sampai tengah malam. Berikan mereka air mengalir,” ungkap Jokowi.

Untuk itulah, Jokowi kembali mengingatkan pentingnya peran rektor di dalam dan luar kampus. “Hal-hal kecil-kecil, tetapi ya percuma kalau orang sepintar apapun kalau tidak sehat, untuk apa? Itu yang tadi saya sampaikan, unggul dan utuh,” pungkasnya.

 

Laporan: Bagas R

Editor: Jessica C. Ivanny

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Polisi Pastikan Foto Jelas Wajah Penyerang Andrie Yunus di Media Sosial Adalah Rekayasa AI
JAKARTA, PRANUSA.ID – Foto kedua wajah terduga pelaku penyiraman air…
Jaga Stabilitas Harga, Bulog Kalbar Salurkan 10,8 Ton Beras dan Ribuan Liter Minyak Goreng
PONTIANAK, PRANUSA.ID – Penyaluran bantuan pangan untuk alokasi tahun 2026…
Usut Kasus Bupati Rejang Lebong dan Cilacap, KPK Peringatkan Kepala Daerah Tak Minta Jatah THR
JAKARTA, PRANUSA.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mengusut dua…
Antisipasi Defisit APBN Tembus 3%, Airlangga Usulkan Perppu Buntut Konflik Asia Barat
JAKARTA, PRANUSA.ID – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengusulkan…
Novel Baswedan Sebut Penyerang Aktivis KontraS Andrie Yunus Kelompok Terorganisasi
JAKARTA, PRANUSA.ID – Mantan penyidik KPK Novel Baswedan menilai pelaku…
ChatGPT Image 26 Feb 2026, 23.16.02
ChatGPT Image 26 Feb 2026, 23.11.40