
ENDE, PRANUSA.ID — Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Ende secara resmi menunjuk M. N. Cicih Badeoda sebagai manajer baru tim sepak bola Perse Ende guna mengarungi turnamen El Tari Memorial Cup (ETMC) XXXVI yang akan berlangsung di Larantuka, Kabupaten Flores Timur.
Penunjukan tersebut ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) oleh Sekretaris PSSI Ende Iyan Ahmad, mewakili Ketua PSSI Ende Muhamad Supriyadin Pua Rake, di Rumah Jabatan Bupati Ende, Sabtu (31/10/2026).
Penyerahan SK disaksikan langsung oleh Bupati Ende sekaligus Ketua KONI Kabupaten Ende Yosef Benediktus Badeoda, Kepala Dinas PPO Kana Herwila, jajaran pengurus KONI, tim pelatih, perwakilan pemain, serta kelompok suporter Red Boys 58.
Usai menerima mandat, Cicih Badeoda menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan PSSI Ende untuk memimpin tim kebanggaan masyarakat Ende tersebut.
“Saya belum pernah menjadi manajer di tim sepak bola tetapi sudah diberikan kepercayaan maka saya siap menerima tugas ini,” ujar Cicih.
Cicih membeberkan bahwa skuad Perse Ende pada ajang ETMC XXXVI didominasi pemain muda hasil seleksi dari ajang Piala Bupati Ende U-23 dan U-17.
Oleh karena itu, ia menetapkan fokus utama tim adalah pembinaan jangka panjang guna menyiapkan pemain masa depan menuju Liga 4 Regional NTT pada Maret 2027 mendatang.
“Persiapan kita sudah mepet dan skuad ini mayoritas pemain muda maka target kita adalah pembinaan. Mereka ini akan dipersiapkan jadi pemain Perse di Liga 4 dan pemain Ende masa depan,” tegas Cicih.
Ia menitikberatkan komitmennya untuk mengelola tim secara profesional, transparan, dan menjunjung tinggi nilai sportivitas tanpa menghalalkan segala cara demi meraih gelar juara.
“Saya tidak ingin memaksakan atau melakukan hal-hal di luar yang seharusnya tidak dilakukan untuk menjadi juara. Itu catatan dari saya. Saya menerima tugas ini dan ingin melakukan dengan cara yang benar untuk tim ini,” kataya.
“Cara yang baik itu adalah anak-anak berlatih dengan baik, manajemen menyiapkan tim dan mendukung semua keperluan tim. Puji Tuhan jika kita juara. Saya punya keyakinan jika semuanya disiapkan dengan baik maka kita akan mendapatkan hasil yang baik. Tidak perlu kita lakukan dengan cara-cara di luar untuk juara,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Ende Yosef Benediktus Badeoda mengapresiasi terobosan PSSI Ende yang mengandalkan talenta lokal tanpa mengimpor pemain luar daerah.
Yosef menegaskan pemerintah daerah dan KONI memberikan dukungan penuh tanpa membebankan target muluk-muluk kepada para pemain muda.
“Tidak ada target khusus apa pun untuk tim ini. Intinya kalian berlatih dengan baik, bermain maksimal dan menunjukkan diri sebagai seorang pemain yang bisa dieksplor ke level yang lebih tinggi,” puji Yosef.
“Saya harap manajer, pelatih dan ofisial tolong perhatikan pemain dengan baik karena kita mengirim tim ini untuk pembinaan. Kita tidak perlu cari-cari pemain dari luar untuk menang. Karena target saya dua tahun ke depan mereka ini muncul jadi pemain hebat. Nanti Maret 2027 Liga 4 kita sudah memiliki pemain,” jelasnya.
Meski demikian, Bupati berpesan agar para pemain tetap tampil habis-habisan dan mengoptimalkan sisa waktu persiapan dengan mengizinkan penggunaan Stadion Marilonga sebagai pusat pemusatan latihan.
“Dengan target pembinaan bukan berarti kalian tidak serius. Kalian tetap bermain maksimal dan jika dapat juara dua atau tiga itulah maksimal dari kita,” tutupnya.
Sebagai informasi, putaran kick-off turnamen sepak bola bergengsi El Tari Memorial Cup (ETMC) XXXVI di Larantuka, Flores Timur, dijadwalkan bakal resmi bergulir mulai 14 November 2026.
Laporan: Marsianus | Editor: Arya