Puskesmas Gambir Dorong Kesadaran Kesehatan Mental lewat Program Ruang Tumbuh | Pranusa.ID

Puskesmas Gambir Dorong Kesadaran Kesehatan Mental lewat Program Ruang Tumbuh


Ilustrasi Kesehatan Mental

Dalam rangka Hari Kesehatan Jiwa Sedunia yang jatuh pada tanggal 10 Oktober 2020, Program Jiwa dan Psikologi Puskesmas Kecamatan Gambir mengadakan 3 rangkaian kegiatan selama  bulan Oktober 2020. Kegiatan berupa peluncuran Program Ruang Tumbuh yang ditujukan untuk memberikan motivasi dan inspirasi kepada para remaja yang masih bersekolah untuk percaya pada potensi dan akhirnya mencapai cita-cita. Ini merupakan bagian dari upaya memasyarakatkan pentingnya kesadaran akan kesehatan mental.

Dalam pembukaan acara yang merupakan promosi kesehatan mental tersebut, drg. Alamas Hidayati, MPH sebagai Kepala Puskesmas Kecamatan Gambir menyampaikan bahwa kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik.

“Kesehatan mental sebenarnya tidak kalah penting dengan kesehatan fisik. Acara ini diharapkan berkesinambungan dan tidak hanya untuk peringatan Hari Kesehatan Mental saja” ujarnya.

Alamas yang memiliki jejak karier panjang dalam pelayanan kesehatan masyarakat, menyebut bahwa saat sekarang banyak faktor yang menyebabkan kesehatan mental terganggu. Mulai dari anak yang ketergantungan gawai, informasi apa pun yang bisa didapatkan tidak seiring dengan usianya, dan juga stressor lain yang menyebabkan gangguan kesehatan mental. Oleh sebab itu, adanya acara psikolog di Puskesmas Kecamatan Gambir dengan live instagram dan program Ruang Tumbuh dinilai sangat bagus dalam mendukung layanan kesehatan mental kepada masyarakat.

Lebih lanjut Psikolog Puskesmas Kecamatan Gambir, Lusiana Bintang Siregar menyampaikan bahwa alasan Ruang Tumbuh ini dibuat karena beberapa kasus remaja yang ditangani selama ini. Di mana remaja yang melakukan konseling di Puskesmas Kecamatan Gambir mengaku kesulitan memahami diri dan mengembangkan potensinya.

“Akibatnya, remaja tersebut tidak punya semangat yang kuat untuk memiliki cita-cita. Hal ini berdampak pada menjalani kehidupan sekolah dengan santai dan tidak memiliki rencana” ujar lulusan Psikologi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta tersebut.

Peraih gelar Magister Psikologi Universitas Atma Jaya Jakarta tersebut menambahkan bahwa selain itu, ketidaktahuan terhadap potensi dan cita-cita mengakibatkan remaja mudah putus asa dan merasa tidak bisa menjadi siapa-siapa. Hal ini sangat disayangkan. Mengingat para remaja adalah agen perubahan dan masa depan bangsa.

Secara ilmu kesehatan mental, menurutnya memang pada masa remaja diperlukan banyak pendampingan dan role model untuk membantu mereka menemukan jati diri dan potensinya. Dengan adanya Ruang Tumbuh sebagai program andalan Psikolog Kecamatan Gambir, diharapkan dapat menambah pengetahuan masyarakat.

“Semoga dengan adanya ruang tumbuh dengan sharing-sharing dari narasumber, menambah informasi sehingga menjauhkan dari kegiatan non produktif dan mencerahkan para remaja. Agar nanti hal ini dapat mengembangkan potensi diri mereka dalam menggapai cita-citanya” ujar Lusiana.

Sepanjang Oktober 2020 memang jadi momen Puskesmas Gambir untuk memasyarakatkan kesehatan mental secara daring. Memanfaatkan sosial media dan tren live instagram, program Ruang Tumbuh diharapkan dapat menjangkau banyak kalangan muda.

Pada kesempatan perdana yang digelar pada 15 Oktober 2020 lalu, Puskesmas Gambir sekaligus merilis Program Ruang Tumbuh sebagai program dari psikolog Puskesmas Kecamatan Gambir untuk membangun kesadaran kesehatan mental masyarakat. Untuk pertemuan pertama, Gloria Fransiska Lawi diundang untuk sharing pengalaman sebagai jurnalis dan memaparkan bagaimana minat sebagai jurnalis tumbuh pada dirinya.

Kegiatan kedua pada 19 Oktober 2020 berupa live instagram dengan tema Cyber Bullying yang dikhususkan kepada orang tua dan  anak-anak yang sedang menjalani pendidikan jarak jauh yang banyak menggunakan media internet dalam belajar agar dapat menghindari kemungkinan cyber bullying. Pada live instagram ini secara khusus, dr.Fitria Pratiwi selaku Koordinator program jiwa, mengajak generasi muda agar selalu saring sebelum sharing konten atau komentar apapun di internet untuk mengurangi respon negatif dari orang lain.

Sementara itu kegiatan ketiga pada 23 Oktober 2020 lalu, Prischa Nova dari layanan psikologi Via Psikologia berbagi tentang pentingnya merawat kesehatan mental di kala pandemi beserta cara mengatasinya dengan masyarakat umum.

Kegiatan-kegiatan yang diadakan Puskesmas Gambir mengusung tema “Sehat Mental Sepanjang Usia”. Tema ini sejalan dengan tema hari Kesehatan Jiwa Sedunia yaitu “Mental Health For All, Greater Investment , Greater Access, Everyone, Everywhere”.

Melalui tema ini, World Federation For Mental Health mengajak masyarakat untuk mulai melakukan investasi kesehatan mental. Selain itu, para praktisi dan layanan kesehatan mental juga diajak untuk memberikan akses kesehatan mental ke semua orang tidak terbatas dari kalangan tertentu saja.

Dalam hal ini, Puskesmas Kecamatan Gambir juga sebagai penyedia layanan kesehatan mental, berusaha memberikan akses kesehatan mental ke semua orang dan segala usia tanpa membatasi.

 

Berita Terkait

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Top