Soal Film Pesta Babi, Idrus Marham: Justru Membantu Sosialisasi Program Pangan Nasional di Merauke

pranusa.id June 6, 2026

FOTO: Waketum Golkar Idrus Marham

JAKARTA, PRANUSA.ID – Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bidang Kebijakan Publik Idrus Marham menilai kehadiran film dokumenter Pesta Babi dapat menjadi momentum untuk mempercepat sosialisasi program pengembangan pangan nasional di Merauke.

Ia meminta masyarakat untuk merespons polemik terkait film yang menyoroti proyek di wilayah Papua Selatan tersebut secara objektif dan proporsional.

Idrus memandang publik perlu memahami latar belakang, proses, serta hasil program pemerintah secara utuh tanpa terpaku pada potongan narasi sepihak.

“Kalau kita lihat dari hikmahnya, kita justru berterima kasih dengan adanya film itu karena film itu mempercepat proses penjelasan kepada masyarakat bahwa ada perbedaan mendasar antara apa yang terjadi dulu dengan apa yang dilakukan pemerintah sekarang”, ujar Idrus pada hari Sabtu (6/6/2026).

Ia mengaku tidak ingin mempersoalkan niat maupun motivasi di balik pembuatan karya dokumenter tersebut lantaran kebenaran itu pada akhirnya akan terungkap dengan sendirinya.

“Karena itu, sekali lagi saya tidak ingin mengkaji lebih jauh soal niat, motivasi, latar belakang maupun tujuan di balik film tersebut termasuk kemungkinan adanya oknum atau pihak-pihak tertentu yang bermain di balik polemik ini, saya lebih memilih fokus melihat hikmahnya”, ucapnya.

Menurutnya, hikmah terbesar dari kemunculan tayangan tersebut adalah terbukanya ruang diskusi publik yang lebih luas terkait program strategis pemerintah di kawasan Merauke.

Idrus secara khusus mengajak sutradara Dandhy Laksono dan Cypri Paju Dale beserta barisan aktivis lingkungan untuk meninjau lokasi pengembangan pangan nasional secara langsung di lapangan.

Kunjungan tersebut dinilai penting guna memperlihatkan fakta bahwa operasional tata kelola lahan di era sekarang sangat berbeda dengan praktik eksploitasi pada masa lampau.

“Kalau dulu orang hanya mengambil kayu lalu meninggalkan kerusakan, sekarang berbeda, yang dilakukan adalah membuka lahan untuk kepentingan rakyat, untuk ketahanan pangan bangsa, dan ada hasil yang bisa dirasakan masyarakat”, paparnya.

Politikus tersebut menegaskan bahwa setiap kritik semestinya dijawab melalui pemaparan data dan hasil nyata berupa peningkatan produksi pertanian hingga peresmian jaringan irigasi.

Masyarakat juga diimbau untuk tidak bersikap reaktif lantaran meluasnya informasi proyek di lapangan justru akan mempermudah publik dalam membedakan narasi buatan dengan realitas yang ada.

“Yang penting program ini terus berjalan dan hasilnya bisa dirasakan rakyat, semakin banyak orang melihat langsung fakta di lapangan, semakin jelas bahwa filosofinya berbeda, tujuannya berbeda, caranya berbeda, dan manfaatnya juga berbeda, pada akhirnya rakyat yang akan memberikan penilaian”, kata Idrus.

Ia menetapkan besaran manfaat yang diterima oleh masyarakat setempat sebagai tolok ukur utama keberhasilan program alih-alih berfokus pada kerasnya kritik yang bermunculan.

“Selama program tersebut mampu meningkatkan produksi pangan, memperkuat ketahanan nasional, serta meningkatkan kesejahteraan petani dan masyarakat Papua, maka program itu layak untuk terus didukung dan dikawal bersama, mari kita sesama anak bangsa untuk mendukung percepatan pelaksanaan program tersebut”, pungkasnya.

Laporan: Severinus | Editor: Arya

a34a305b-0230-41ea-a533-3e9cf5b7fbca
Berita Lainnya
2 Tahun Pemerintahan Prabowo Gibran, Mahasiswa Adakan Aksi Demonstrasi di DPRD Kota Yogyakarta
YOGYAKARTA, PRANUSA.ID — Ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di…
Memasuki Masa Pemulihan Gempa Flores, Julie Sutrisno Laiskodat Salurkan 100 Paket Sembako di Ende
ENDE, PRANUSA.ID — Anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem…
BPA Brokers Dorong Perusahaan Jadikan Dana Pensiun sebagai Strategi Jangka Panjang Sejahterakan Karyawan
JAKARTA, PRANUSA.ID — Di tengah ketatnya persaingan merebut talenta terbaik,…
Aksi di Patung Selamat Datang, Greenpeace Indonesia Soroti Dampak Krisis Iklim Dua Tahun Prabowo-Gibran
JAKARTA, PRANUSA.ID — Sejumlah aktivis Greenpeace Indonesia menggelar aksi damai…
PT BCTC Buka Suara Soal Tuntutan Ganti Rugi, Sebut Tidak Mengabaikan Hak Pemilik Lahan
ENDE, PRANUSA.ID — Pihak kontraktor pelaksana PT Bina Citra Teknik…