Survei Poltracking: Kepercayaan Publik ke Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen

pranusa.id April 13, 2026

FOTO: Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

JAKARTA, PRANUSA.ID – Tingkat kepercayaan publik terhadap jalannya pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tercatat tetap kokoh di tengah tingginya tekanan geopolitik serta ekonomi global.

“Kalau kita perhatikan dari angka ini para pemirsa, jadi 75,1 persen publik di Indonesia percaya terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran, ini tentu menjadi modal politik persepsi publik yang baik bagi pemerintah karena di tengah ketegangan isu global,” ujar Peneliti Utama Poltracking Indonesia, Masduri Amrawi, Senin (13/4/2026).

Sejalan dengan tingginya angka kepercayaan tersebut, tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintah secara umum dan kinerja personal presiden juga menunjukkan tren yang sangat positif.

“Angkanya di 74,1 persen publik puas terhadap kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran, temuan ini saya kira cukup menarik juga,” katanya.

Tingginya apresiasi masyarakat tersebut rupanya tidak terlepas dari sejumlah eksekusi kebijakan sosial yang dinilai berhasil menyentuh langsung kebutuhan dasar warga.

“Program makan bergizi gratis menjadi kontributor terbesar dengan sekitar 23 persen, diikuti bantuan pemerintah sebesar 13,8 persen serta persepsi kepemimpinan yang dinilai tegas,” terangnya.

Selain faktor kebijakan yang populis, keberhasilan pemerintah dalam menjaga kondusivitas serta stabilitas di akar rumput turut menjadi penyumbang tingginya legitimasi kepemimpinan saat ini.

“Sebanyak 77,8 persen responden menilai positif kerukunan antarumat beragama, sementara sekitar 69 persen menilai kondisi keamanan dan persatuan nasional tetap baik,” paparnya.

Sebagai informasi, pengumpulan data ini dilakukan melalui wawancara tatap muka dengan validasi berlapis guna memastikan akurasi persepsi masyarakat terhadap kinerja penyelenggara negara.

“Survei ini dilakukan pada 2 hingga 8 Maret 2026 terhadap 1.220 responden berusia minimal 17 tahun menggunakan metode stratified multistage random sampling dengan margin of error sebesar 2,9 persen,” pungkasnya.

Laporan: Severinus | Editor: Arya

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Tunjangan Fungsional Dosen Tak Naik Selama 19 Tahun, Rektor UGM: Perlu Ada Peninjauan Ulang
JAKARTA, PRANUSA.ID — Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM), Ova Emilia,…
AS dan Arab Saudi Teken Perjanjian Kerjasama Nuklir Sipil, Buka Peluang Bisnis Miliaran Dolar
JAKARTA, PRANUSA.ID — Amerika Serikat dan Arab Saudi resmi menandatangani…
Alasan Sakit, Hotman Paris Mundur dari Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea secara resmi…
Korupsi Anggaran Operasional KBS Rp10,2 Miliar, Mantan Dirut Choirul Anwar Ditetapkan Jadi Tersangka oleh Kejati Jatim
SURABAYA, PRANUSA.ID — Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur secara resmi…
Dilantik Jadi Kepala BGN, Sudaryono Siap Benahi Transparansi Tata Kelola Program MBG
JAKARTA, PRANUSA.ID — Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru,…