Tepis Kelola Buzzer, KSP Ungkap Pemerintah Hanya Gunakan Influencer

pranusa.id September 2, 2020

Ilustrasi. (Istimewa)

PRANUSA.ID — Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Donny Gahral Adian menyebut pemerintah tidak pernah sekalipun mengorganisasi buzzer atau pendengung.

“Tidak pernah pemerintah mengorganisir [buzzer]. Pemerintah menggunakan influencer iya, tapi untuk tujuan positif,” kata Donny dalam diskusi Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) dilansir Tempo.co, Rabu (2/9/2020).

Dia menjelaskan bahwa influencer digunakan untuk membantu pemerintah dalam memperluas informasi soal kebijakan-kebijakan yang ada untuk diketahui masyarakat.

“Karena influencer punya follower (pengikut) banyak. Amplifikator dari pesan-pesan pemerintah yang positif,” ujar Donny.

Menurutnya, influencer juga tak pernah diminta pemerintah untuk memutarbalikkan fakta atau menambahkan informasi yang tidak sesuai.

“Sesuai porsi saja, apa yang ada itu yang disampaikan,” imbuhnya.

Jika ada buzzer yang kedapatan membela pemerintah dengan cara melanggar hukum atau berafiliasi ke kekuasaan dan bertindak di luar batas, maka pemerintah tetap akan menegakkan proses hukum sesuai dengan komitmen yang ada.

“Siapapun, apapun diproses jika ada aduan dan ditemukan bukti pelanggaran,” tukas dia.

(Cornelia)

f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Pesan Natalius Pigai untuk Warga Papua: Boleh Tuntut Kesejahteraan, Asal Tidak Minta Merdeka
NABIRE, PRANUSA.ID — Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai…
Kritik Kesejahteraan Pascakemerdekaan, Festival Bantal Galang Donasi Alat Tidur bagi Buruh Gendong Beringharjo
SLEMAN, PRANUSA.ID — Memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik…
Dinas Sosial Kota Yogyakarta Gelar Ziarah Edukatif Pekan “Jejak Patriot” bagi Pelajar
YOGYAKARTA, PRANUSA.ID — Dinas Sosial Kota Yogyakarta menggelar kegiatan ziarah…
Sinergi TNI-Polri dan Forkopimda Ende Salurkan 725 Paket Bansos Presiden untuk Korban Gempa
ENDE, PRANUSA.ID — Sebagai wujud kepedulian negara di tengah masyarakat…
81 Tahun Indonesia: Merdeka Sejati atau sekadar “Merdeka-Merdekaan”?
KOLOM— Pada 17 Agustus 2026, masyarakat Indonesia merayakan Hari Kemerdekaan…