
PONTIANAK — Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menegaskan bahwa wilayah Kalbar siap menyambut bulan suci Ramadhan dan perayaan Cap Go Meh dengan suasana yang aman dan kondusif.
Menurut Norsan, keberagaman budaya dan agama di provinsi ini mencerminkan kuatnya toleransi yang telah terjalin antarumat beragama.
Ria mengatakan bahwa Ramadhan tahun ini berdekatan dengan momen perayaan Imlek dan Cap Go Meh, namun kondisi tersebut justru menjadi bukti keharmonisan sosial antara berbagai komunitas di Kalbar. Ia menyampaikan keyakinannya saat ditemui di Pontianak, Selasa (6/1/2026).
“Ini kan ada keberagaman Ramadhan, Cap Go Meh. Lebih bagus dengan ada keberagaman kita nampak toleransi. Umat beragama di Kalimantan Barat terjalin dengan baik,” ungkap Norsan.
Selain menekankan pentingnya toleransi, Gubernur juga menyampaikan optimisme bahwa sejumlah destinasi wisata di Kalbar telah siap menyambut kunjungan wisatawan. Menurutnya, perayaan budaya dan kegiatan keagamaan justru dapat menarik perhatian masyarakat dari luar daerah.
“Sudah siap semuanya,” ujarnya menegaskan kesiapan daerah dalam menyambut momen tersebut.
Terkait isu kesehatan, terutama kekhawatiran terhadap virus influenza A (H3N2), Norsan meminta masyarakat tidak panik. Ia menyatakan bahwa sampai saat ini hasil deteksi menunjukkan virus tersebut belum teridentifikasi di Kalbar.
“Kita tidak usah khawatir. Sampai hari ini, hasil deteksi di Kalimantan Barat belum ada,” kata Norsan.
Untuk memastikan situasi tetap aman dan nyaman selama perayaan, Norsan menyebutkan akan memperkuat koordinasi dengan aparat keamanan, termasuk Polda Kalbar dan TNI.
Ia berharap langkah ini dapat menjaga ketertiban masyarakat serta memberikan kenyamanan bagi warga dan wisatawan.
“Masalah keamanan kita tetap berkoordinasi dengan pihak keamanan, terutama Polda Kalbar dan juga TNI. Kita minta supaya situasi di Kalimantan Barat tetap aman dan kondusif,” pungkasnya.
Laporan: Severinus | Editor: Arya