Kasus Perceraian Mendominasi di Sanggau

pranusa.id January 18, 2023

Ilustrasi perceraian. (Pixabay)

PRANUSA.ID — Dari 569 perkara yang ditangani Pengadilan Agama (PA) Sanggau, perkara yang diajukan dominan seputar perceraian. Demikian disampaikan Humas Pengadilan Agama Kabupaten Sanggau, M Yeri Hidayat, Minggu (15/1) kemarin.

Menurutnya, banyak faktor yang menyebabkan bertambahnya perkara perceraian. Salah satunya adalah karena Covid-19 yang memaksa adanya pembatasan-pembatasan. Kemudian, kalau menyangkut permohonan itu, perkara dispensasi kawin.

“Sejak diterbitkannya Undang-undang Nomor 16 tahun 2019, perubahan tentang Undang-undang perkawinan Nomor 1 tahun 1974, itu usia minimal nikah bagi perempuan itu 19 tahun,” ujarnya.

Dikatakannya, dari semua perkara yang masuk di tahun 2022, perkara perceraian yang mendominasi. Perkara perceraian sendiri dikelompokkan menjadi dua, yaitu cerai talak dan cerai gugat. Cerai gugat itu diperuntukkan bagi seorang wanita yang ingin mengajukan gugatan, dan cerai talak diperuntukkan bagi seorang pria yang hendak mengajukan permohonan talak.

“Kategorinya tetap gugatan, jadi itu namanya perkara perceraian. Dan ini mendominasi perkara di tahun 2022 dengan beragam alasannya, tapi secara umum kita lihat, paling banyak ini faktor ekonomi. Misalnya salah satu pihak tidak memberikan nafkah,” ungkapnya. (*)

Pontianak Post

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Teras Narang Desak Penanganan Cepat dan Penegakan Hukum Karhutla
PALANGKA RAYA, PRANUSA.ID— Anggota DPD RI daerah pemilihan Kalimantan Tengah,…
Jangkar Nusantara Desak Pemerintah Tetapkan Status Bencana Nasional di Kalimantan
JAKARTA, PRANUSA.ID — Gerakan Jangkar Nusantara mendesak pemerintah segera menetapkan…
Kepercayaan untuk Menumbuhkan Pribadi Utuh
FOTO: Romo Rektor Agustinus Sugiyo Pitoyo, SJ YOGYAKARTA, PRANUSA.ID- Pendidikan…
Rasmidi: Berita Kalbar Jangan Hanya Muncul di Nasional Saat Ada Kejadian Luar Biasa
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Barat (Kalbar),…
Kawal RUU Penyiaran, KPID Kalbar Dorong Aspirasi Media Masuk Pembahasan
PONTIANAK, PRANUSA.ID– Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran menjadi sorotan dalam Focus…