Dua Pejabat Daerah Aceh Tenggara Dilaporkan Positif Covid-19

Thom Sembiring September 14, 2020

Pandemi Covid-19 di Aceh Tenggara masih terjadi. Terbaru Sekretaris Daerah Aceh Tenggara serta Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh Tenggara terpapar Covid-19 merujuk pada hasil swab test. Pemeriksaan terhadap keduanya dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H. Sahudin Kutacane, Aceh Tenggara. Pemeriksaan yang secara mandiri dilakukan itu setelah keduanya mengeluh demam tinggi dan batuk.

Direktur RSUD Sahudin Aceh Tenggara, Bukhari, sebagaimana dilaporkan Kompas.com, Senin (14/09) menyebut bahwa kini keduanya menjalani isolasi mandiri di rumah. Sementara Tim Gugus Tugas terus memantau perkembangan kesehatan kedua pejabat daerah di kabupaten yang berbatasan dengan Sumatera Utara itu.

“Secara umum kondisinya baik. Keduanya masuk kategori orang tanpa gejala,” kata Bukhari.

Bukhari menambahkan bahwa pihaknya sedang melakukan pelacakan pihak-pihak baik masyarakat maupun pegawai yang mengalami kontak langsung dengan mereka. Rapid test akan dilakukan dan jika reaktif maka sesuai protokol kesehatan, akan dilanjutkan dengan swab test bagi yang memiliki riwayat kontak langsung.

Selama masa pandemi, Bukhari menjelaskan telah mengambil sampel swab test dari 254 pasien. Sebanyak 220 diantaranya telah keluar hasil uji sampel oleh Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Banda Aceh.

Pihaknya pun mengaku selama ini telah menangani 25 pasien positif covid-19. Dua diantaranya meninggal dunia, tiga orang telah sembuh dan 20 lainnya masih dalam isolasi mandiri.

Bukhari pun mengimbau, agar masyarakat yang mencurigai adanya gejala Covid-19 agar segera memeriksakan diri ke RSUD secara gratis. RSUD sendiri telah menyiapkan sebanyak 26 tempat khusus bagi pasien Covid-19

“Kami imbau masyarakat yang mengalami gejala Covid-19 silakan datang ke RSUD untuk kita rapid test, dilanjutkan swab test. Ini gratis,” pungkasnya.

Pemerintah daerah Kabupaten Aceh Tenggara sendiri selama ini telah melakukan pengawasan jalur keluar masuk perbatasan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Kendati demikian, kasus covid-19 terbaru ini perlu menjadi perhatian bagi masyarakat agar lebih peduli pada protokol kesehatan dengan selalu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

 

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Ruben Onsu Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan Dana Investasi
JAKARTA, PRANUSA.ID — Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan menetapkan artis…
Wapres Gibran Tinjau Pengungsian Gempa Sikka di Stadion Samador, Minta Bantuan Jangkau Wilayah Terisolasi
MAUMERE, PRANUSA.ID — Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming meninjau…
Atasi Bencana Gempa Flores, Pemprov NTT Kelola Dana Bantuan Rp4,35 Miliar dan Kucurkan Logistik
ENDE, PRANUSA.ID — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Badan…
Bank NTT Cabang Ende Salurkan 100 Paket Sembako dan Terpal untuk Korban Gempa Flores
ENDE, PRANUSA.ID — Gelombang kepedulian bagi masyarakat terdampak bencana gempa…
Peringati HUT ke-78 dan Menuju Dasawindu 2028, SMA Kolese De Britto Resmi Buka PSB TA 2027/2028
YOGYAKARTA, PRANUSA.ID — Bertepatan dengan peringatan HUT ke-78 SMA Kolese…