Prabowo: Pemilik Mobil Mewah Harus Siap Bayar BBM Lebih Mahal

pranusa.id July 10, 2026

FOTO: Presiden Prabowo Subianto

KARAWANG, PRANUSA.ID — Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah akan terus menjaga stabilitas harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi bagi masyarakat kurang mampu. Namun, ia menekankan bahwa kelompok masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi lebih atau pemilik kendaraan mewah harus bersedia membayar harga BBM non-subsidi.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden dalam pidato peluncuran mandatori biodiesel B50 di Rest Area KM 57 Tol Jakarta–Cikampek, Karawang, Jawa Barat, Kamis (9/7/2026).

Prabowo mengungkapkan bahwa Indonesia kini mendapat perhatian dunia karena dinilai berhasil menjaga stabilitas harga BBM di tengah tantangan ekonomi global.

“Saya kaget sendiri, tokoh dunia membicarakan Indonesia, Indonesia kok berhasil tidak panik, tidak menaikkan BBM untuk rakyat kecil. Kalau untuk orang kaya tidak masalah,” ujar Presiden.

Dalam suasana santai, Prabowo sempat berkelakar dengan sejumlah pengusaha ternama yang hadir, seperti Garibaldi “Boy” Thohir, Arsjad Rasjid, dan Rosan Perkasa Roeslani. Ia menegaskan bahwa pemilik kendaraan mewah seperti Lamborghini tidak seharusnya menikmati fasilitas subsidi energi.

“Arsjad, kau berani pakai Lamborghini ya harus bayar mahal dong. Rosan juga enggak ada masalah kan?” selorohnya yang disambut tawa para tamu undangan.

Selain isu subsidi, Presiden juga meresmikan implementasi program biodiesel B50, yaitu kebijakan campuran 50 persen bahan bakar nabati berbahan baku minyak sawit ke dalam bahan bakar diesel. Dengan kebijakan ini, Indonesia resmi tercatat sebagai negara pertama di dunia yang mengaplikasikan teknologi tersebut.

Menurut Prabowo, langkah ini menempatkan Indonesia sebagai pemimpin global dalam upaya menekan emisi karbon.

“Kita dibicarakan di dunia. Kita leading dalam mengurangi emisi karbon,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa penerapan B50 bukan sekadar pencapaian teknis, melainkan langkah strategis bangsa dalam memanfaatkan sumber daya alam domestik untuk memperkuat ketahanan energi nasional serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas.

Laporan: Judirho | Editor: Arya

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Rasmidi: Berita Kalbar Jangan Hanya Muncul di Nasional Saat Ada Kejadian Luar Biasa
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Barat (Kalbar),…
Kawal RUU Penyiaran, KPID Kalbar Dorong Aspirasi Media Masuk Pembahasan
PONTIANAK, PRANUSA.ID– Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran menjadi sorotan dalam Focus…
Jenguk Korban Keracunan MBG di Batang, Wapres Gibran Minta Investigasi Dibuka Transparan
BATANG, PRANUSA.ID — Wakil Presiden Gibran Rakabuming meminta proses investigasi…
PP PMKRI Desak Kepolisian Buka Penyelidikan Pidana Kasus Fasilitas Mewah Lapas Cibinong
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia…
Kejanggalan 13 Rumah di Lapas Cibinong: Pembangunan Tak Tercatat sebagai Aset Milik Negara
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pembangunan 13 unit rumah di kawasan Lapas…