Komitmen Berantas Korupsi, Mensesneg Tegaskan Presiden Prabowo Dukung Penuh Penegakan Hukum

pranusa.id July 11, 2026

FOTO: Mensesneg Prasetyo Hadi

JAKARTA, PRANUSA.ID — Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto memiliki komitmen yang sangat kuat dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia.

Pernyataan ini disampaikan menanggapi pengusutan tiga kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) berskala besar, termasuk kasus pengadaan batu bara PLN yang saat ini ditangani oleh Polri.

Prasetyo menyatakan bahwa pemerintah menghormati sepenuhnya proses hukum yang sedang dilakukan oleh aparat penegak hukum.

“Kita semua menghormati setiap proses hukum yang sedang dilaksanakan oleh Aparat Penegak Hukum (APH), dalam hal ini Kepolisian,” kata Prasetyo dalam keterangan resminya, Jumat (10/7/2026).

Pihaknya juga mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk senantiasa menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah agar tidak muncul spekulasi yang justru tidak produktif bagi jalannya proses hukum.

“Kita juga menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah sehingga terhindar dari spekulasi maupun penilaian yang tidak produktif,” imbuhnya.

Mensesneg menjelaskan, sejak awal menjabat, Presiden Prabowo telah berkali-kali mengingatkan seluruh jajaran pemerintah dan aparatur negara agar melakukan pembenahan internal sebelum tindakan hukum dilakukan. Presiden memandang korupsi sebagai salah satu hambatan terbesar bagi kemajuan bangsa yang harus segera dituntaskan.

“Beliau berulang kali mengingatkan seluruh jajaran pemerintahan, khususnya para aparatur negara, agar segera berbenah dan membersihkan diri sebelum tindakan penegakan hukum atau pembersihan itu dilakukan,” tegas Prasetyo.

Pemerintah saat ini terus fokus pada perbaikan tata kelola pemerintahan dan penguatan integritas aparatur sebagai langkah preventif. Di akhir pernyataannya, Prasetyo mengajak masyarakat untuk tetap menjaga situasi nasional yang kondusif guna memastikan proses penegakan hukum dapat berjalan secara transparan dan berkeadilan.

“Yang tidak kalah penting adalah menjaga kondusivitas, stabilitas, dan persatuan sebagai sesama anak bangsa,” pungkasnya.

Laporan: Severinus | Editor: Arya

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Dua Prajurit TNI Penyiram Air Keras Batal Dipecat, Menteri Pigai Dorong Pengacara Andrie Yunus Ajukan Kasasi
JAKARTA, PRANUSA.ID — Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai…
Perkuat Operasi Terpadu Karhutla Kalbar, Kemenhut Gelontorkan DAK Rp5,5 Miliar
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Pemerintah menyiapkan dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK)…
Jaga Stabilitas Harga, Bulog Pasok 110 Ribu Ton Beras ke Pasar dan Ritel Modern
JAKARTA, PRANUSA.ID — Perum Bulog menyiapakan pasokan sebanyak 110.000 ton…
AJMAN Kalbar Sebut Penanganan Kabut Asap Harus Berfokus pada Keselamatan dan Aktivitas Warga
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Ketua Pengurus Daerah (PD) Asosiasi Jurnalis Masyarakat…
Kabut Asap Meluas dan Lumpuhkan Aktivitas, AMAN Kalbar Desak Pemerintah Tetapkan Status Bencana Nasional
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Dampak bencana kabut asap akibat kebakaran hutan…