Sri Mulyani: Kemenkeu Selalu Dukung Kemenag dalam Menjalankan Fungsinya

pranusa.id February 15, 2022

FOTO: Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani. (Dok. Pikiran Rakyat).

PRANUSA.ID — Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa Kemenkeu selalu mendukung Kementerian Agama (Kemenag) dalam menjalankan fungsinya baik dalam pelayanan agama maupun pendidikan.

Hal itu disampaikannya dalam Rapat Kerja Nasional Kementerian Agama (Kemenag) Tahun 2022 dengan Tema “Strategi Kebijakan Anggaran Negara dan Percepatan Transformasi Layanan Umat”.

“Dari sisi APBN, kita melihat pagu dari 2017 hingga 2020, dari anggarannya Rp64 triliun pernah meningkat menjadi Rp70 triliun kemudian pada level Rp66 triliun,” ungkap Menkeu dalam paparannya, Selasa (15/02).

Pagu Kemenag diantaranya diisi oleh belanja pegawai yang mencapai rata-rata 59%, utamanya untuk memenuhi pendanaan bagi pegawai, guru, dan dosen di lingkup Kemenag. Hal ini untuk mendukung keberadaan instansi vertikal sampai tingkat kecamatan. Sedangkan belanja barang mencapai rata-rata 30% untuk BOS, BOPTN, BOP RA, BOP Pontren.

Dalam paparannya, Sri Mulyani menyatakan bahwa anggaran Kemenag fokus pada fungsi pendidikan dan agama. Pagu Kemenag didominasi oleh anggaran fungsi pendidikan di kisaran 85%, sementara fungsi agama sekitar 15%.

Fungsi pendidikan yang cukup dominan di Kemenag ini menuntut adanya penguatan koordinasi dengan Kemendikbud untuk memadukan gerak langkah dalam upaya memajukan pendidikan nasional.

“Ini adalah tujuan kita membangun SDM yang baik maka fungsi pendidikannya harus tidak hanya masalah besarnya dana, tapi juga kualitas penggunaan dananya itu,” tandasnya.

Di bidang pendidikan, anggaran tahun 2022 dialokasikan untuk BOS Kemenag sebesar Rp 9,5 triliun, BOP Pesantren Rp0,1 triliun, Bidik Misi atau KIP Kuliah Rp 0,7 triliun, Pembangunan/Rehabilitasi Madrasah dan sekolah keagamaan Rp0,8 triliun, Program Indonesia Pintar Rp1,4 triliun, dan Tunjangan Profesi Guru Rp5,1 triliun.

Sementara di bidang agama, anggaran tahun 2022 dialokasikan untuk penyuluh agama Rp732,6 miliar, bantuan lembaga agama Rp107,4 miliar, pencetakan kitab suci Rp35,5 miliar, dan untuk menjaga rumah ibadah Rp94,4 miliar.

“Ini adalah bagian-bagian paling penting dari alokasi anggaran Kemenag yang tadi jumlahnya ada di sekitar Rp66 triliun untuk tahun 2022,” ungkap Sri Mulyani.

Ia menyebut, Kemenag juga menggunakan instrumen APBN yaitu Surat Berharga Syariah Negara untuk mendukung pembangunan sarana layanan umat seperti pembangunan dan rehabilitasi KUA, madrasah, TKIN, asrama haji, dan pusat layanan haji dan umrah terpadu. (*)
Editor: Jessica C. Ivanny

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Ruben Onsu Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan Dana Investasi
JAKARTA, PRANUSA.ID — Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan menetapkan artis…
Wapres Gibran Tinjau Pengungsian Gempa Sikka di Stadion Samador, Minta Bantuan Jangkau Wilayah Terisolasi
MAUMERE, PRANUSA.ID — Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming meninjau…
Atasi Bencana Gempa Flores, Pemprov NTT Kelola Dana Bantuan Rp4,35 Miliar dan Kucurkan Logistik
ENDE, PRANUSA.ID — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Badan…
Bank NTT Cabang Ende Salurkan 100 Paket Sembako dan Terpal untuk Korban Gempa Flores
ENDE, PRANUSA.ID — Gelombang kepedulian bagi masyarakat terdampak bencana gempa…
Peringati HUT ke-78 dan Menuju Dasawindu 2028, SMA Kolese De Britto Resmi Buka PSB TA 2027/2028
YOGYAKARTA, PRANUSA.ID — Bertepatan dengan peringatan HUT ke-78 SMA Kolese…