Bidik 100 Ribu Penerima Manfaat, Mensos Percepat Perluasan Program Sekolah Rakyat pada 2027

pranusa.id April 19, 2026

FOTO: Menteri Sosial Saifullah Yusuf

JAKARTA, PRANUSA.ID – Pemerintah melalui Kementerian Sosial mempercepat perluasan program Sekolah Rakyat yang dibarengi dengan pembangunan fasilitas baru serta seleksi siswa di berbagai daerah guna mengejar target akumulasi 46 ribu penerima manfaat pada akhir tahun 2026.

“Pemerintah akan terus memperluas jangkauan program Sekolah Rakyat, tahun ini target kita menembus 30 ribu siswa dan tahun depan kita tingkatkan menjadi lebih dari 100 ribu siswa,” kata Menteri Sosial Saifullah Yusuf dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (18/4/2026).

Program yang menyasar anak putus sekolah dari keluarga miskin ekstrem pada desil satu dan dua Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional tersebut merupakan realisasi atas prioritas arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas akses pendidikan.

“Mereka dipersiapkan untuk menjadi agen perubahan untuk dirinya, keluarganya, dan untuk Indonesia, melalui program ini anak-anak mendapatkan jalan perubahan melalui pendidikan terpadu,” tuturnya saat meninjau Sekolah Rakyat Menengah Atas di lingkungan BBPPKS Makassar.

Untuk mendukung proyeksi lonjakan peserta tersebut, pemerintah mulai menjalankan proses seleksi siswa baru tahun ajaran 2026/2027 seiring dengan penyiapan pembangunan gedung permanen berkapasitas seribu siswa di lebih dari seratus titik kabupaten dan kota.

“Persiapan mulai Februari kita akan berproses untuk seleksi siswa baru, ya SD, SMP, SMA,” cetusnya.

Pembinaan karakter melalui sistem asrama yang mendampingi metode pendidikan formal berbasis learning management system dalam program ini dinilai telah berhasil menunjukkan perkembangan psikologis yang positif pada peserta didik.

“Hasilnya sudah mulai terlihat, mulai lebih percaya diri, mereka sudah memiliki minat dan tekad di bidang tertentu dan lebih penting lagi adalah anak-anak sudah memiliki kesadaran memanfaatkan kesempatan yang ada agar mereka benar-benar menjadi siswa yang memiliki ilmu, berkarakter dan pintar,” tandasnya.

Laporan: Hendri | Editor: Arya

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Dua Prajurit TNI Penyiram Air Keras Batal Dipecat, Menteri Pigai Dorong Pengacara Andrie Yunus Ajukan Kasasi
JAKARTA, PRANUSA.ID — Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai…
Perkuat Operasi Terpadu Karhutla Kalbar, Kemenhut Gelontorkan DAK Rp5,5 Miliar
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Pemerintah menyiapkan dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK)…
Jaga Stabilitas Harga, Bulog Pasok 110 Ribu Ton Beras ke Pasar dan Ritel Modern
JAKARTA, PRANUSA.ID — Perum Bulog menyiapakan pasokan sebanyak 110.000 ton…
AJMAN Kalbar Sebut Penanganan Kabut Asap Harus Berfokus pada Keselamatan dan Aktivitas Warga
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Ketua Pengurus Daerah (PD) Asosiasi Jurnalis Masyarakat…
Kabut Asap Meluas dan Lumpuhkan Aktivitas, AMAN Kalbar Desak Pemerintah Tetapkan Status Bencana Nasional
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Dampak bencana kabut asap akibat kebakaran hutan…