Buni Yani: Yang Potong Video Ahok Soal Al-Maidah Itu Tim Cyber Prabowo

pranusa.id January 12, 2022

FOTO: Buni Yani-Ahok. (Dok. Merdeka.com).

PRANUSA.ID– Pengakuan mengejutkan datang dari Wakil Ketua Umum Partai Ummat, Buni Yani. Ia menjelaskan bahwa bukan dirinya yang memotong video pidato mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama alias Ahok terkait surat Al-Maidah. Adapun pernyataan Ahok ketika itu disampaikan di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, Jakarta pada September 2016.

Sebagai pengingat, Buni Yani sendiri akhirnya dijebloskan ke penjara karena mengunggah potongan video Ahok yang sempat menghebohkan hingga terjadi demo besar-besaran di Jakarta tersebut. Aksi demo tersebut dilakukan sebanyak dua kali, yaitu aksi 5 November dan 2 Desember atau yang dikenal aksi 212. Saat itu, para demonstran mendesak agar Ahok ditahan dengan tuduhan penistaan agama.

“Saya sebetulnya tidak pernah mengubah dokumen sama sekali. Memotong tidak, mengubah dokumen tidak, dan saya tidak bisa, tidak memiliki kemampuan teknis untuk mengubah video,” tegas Buni Yani seperti dikutip dari wawancaranya bersama pakar hukum tata negara, Refly Harun di YouTube, Sabtu, 8 Januari 2021.

Ia pun kemudian mengklaim bahwa dirinya memang sengaja diincar pihak tertentu agar mendekam di penjara. “Saking bodohnya mereka melihat saya sumber masalah,” ujar Buni Yani.

Tak sampai di situ, Buni Yani mengungkapkan ada pihak yang sengaja memotong video itu hingga pernyataan Ahok disoroti publik dan mengakibatkan adanya aksi massa besar-besaran pada 2016 lalu. Dan dengan lugas, ia mengatakan pelakunya adalah tim cyber dari Prabowo Subianto.

“Perlu saya kasih tahu sekarang. Saya belum pernah ngomong di depan publik. Yang memotong itu saya ingat 2019, tim cybernya Pak Prabowo itu dia yang memotong,” tegas Buni Yani.

Tak memerinci siapa orang yang dimaksud tapi dia mengatakan orang tersebut meminta maaf pada dirinya. “Dia (orang tim cyber Prabowo, red) yang memotong jadi 30 detik itu, dia sempat minta maaf ke saya,” terangnya.

 

Laporan: Bagas R

Editor: Jessica C. Ivanny

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Rasmidi: Berita Kalbar Jangan Hanya Muncul di Nasional Saat Ada Kejadian Luar Biasa
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Barat (Kalbar),…
Kawal RUU Penyiaran, KPID Kalbar Dorong Aspirasi Media Masuk Pembahasan
PONTIANAK, PRANUSA.ID– Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran menjadi sorotan dalam Focus…
Jenguk Korban Keracunan MBG di Batang, Wapres Gibran Minta Investigasi Dibuka Transparan
BATANG, PRANUSA.ID — Wakil Presiden Gibran Rakabuming meminta proses investigasi…
PP PMKRI Desak Kepolisian Buka Penyelidikan Pidana Kasus Fasilitas Mewah Lapas Cibinong
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia…
Kejanggalan 13 Rumah di Lapas Cibinong: Pembangunan Tak Tercatat sebagai Aset Milik Negara
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pembangunan 13 unit rumah di kawasan Lapas…