Cerita Ganjar Soal Relawan 03 Dapat Intimidasi dari Intel: Sumber Danamu dari Mana?

pranusa.id March 10, 2024

FOTO: Pasangan Capres dan Cawapres Nomor Urut 03 Ganjar Pranowo dan Mahfud MD.

Laporan: Severinus THD | Editor: Jessica C. Ivanny

PRANUSA.ID — Calon presiden (capres) nomor urut 3 Ganjar Pranowo menduga para pendukungnya mengalami intimidasi dan tekanan dari aparat negara. Hal itu diungkapkannya pasca mendengarkan cerita dari sejumlah pendukungnya.

“Baru saja kawan saya setelah bersaksi, didatangi oleh intel dan diceritakan, ‘kamu kegiatannya apa lagi? sumber danamu dari mana?’ ” kata Ganjar secara daring dalam acara Demos Festival di Hotel Akmani, Jakarta, Sabtu (9/3).

Cerita itu sendiri mulai banyak didapat Ganjar di lapangan saat gelaran pesta demokrasi 14 Februari lalu, di antaranya soal pemilih yang mendapatkan tawaran dan barang untuk memilih paslon tertentu di Pilpres 2024.

“Terkait dengan proses politik yang kemarin berjalan, satu demi satu mulai ada cerita-cerita,” ujarnya.

Untuk itu, Ganjar mengajak para pendukungnya untuk tetap berani dan tidak takut dalam menyuarakan kronologi yang terjadi sebenarnya.

“Nah cerita-cerita semacam ini mungkin yang terkesan menjadi sangat intimidatif begitu. Tapi, saya sampaikan ke teman-teman, ceritakan saja apa yang ada,” imbuh dia.

Dikutip dari CNN Indonesia, hingga saat ini, Ganjar juga memastikan tim pemenangan nasional (TPN) Ganjar-Mahfud akan terus berjuang memperjuangkan suara dan membuktikan sejumlah dugaan kecurangan dalam Pilpres 2024.

Bukti tersebut misalnya, mulai dari perbedaan hasil Sirekap dengan formulir C-1, perbedaan data rekapitulasi yang berganti-ganti hingga keterangan dan kritik dari saksi ahli IT.

“Maka kami masih berjuang sampai dengan tanggal 20 [penetapan rekapitulasi suara]. Berapa sebenarnya angka riil yang ada. Masa stuck seperti itu?” tutur Ganjar melalui sambungan video call dalam acara Demos Festival, Sabtu (9/3).

Ganjar menyebut pihaknya berkonsentrasi dan menyoroti penghitungan baik manual dan penggunaan teknologi. TPN, kata Ganjar, dipastikannya telah siap dengan struktur gugatan atau permohonan sengketa hasil Pilpres 2024 yang akan diajukan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Sebagai langkah terakhir, Ganjar juga mendukung fraksi di DPR untuk memperjuangkan hak angket. Namun di sisi lain ia juga menyadari usulan hak angket ini akan diwarnai pro dan kontra yang cukup menarik dan politik interplay. (*)

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Ruben Onsu Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan Dana Investasi
JAKARTA, PRANUSA.ID — Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan menetapkan artis…
Wapres Gibran Tinjau Pengungsian Gempa Sikka di Stadion Samador, Minta Bantuan Jangkau Wilayah Terisolasi
MAUMERE, PRANUSA.ID — Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming meninjau…
Atasi Bencana Gempa Flores, Pemprov NTT Kelola Dana Bantuan Rp4,35 Miliar dan Kucurkan Logistik
ENDE, PRANUSA.ID — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Badan…
Bank NTT Cabang Ende Salurkan 100 Paket Sembako dan Terpal untuk Korban Gempa Flores
ENDE, PRANUSA.ID — Gelombang kepedulian bagi masyarakat terdampak bencana gempa…
Peringati HUT ke-78 dan Menuju Dasawindu 2028, SMA Kolese De Britto Resmi Buka PSB TA 2027/2028
YOGYAKARTA, PRANUSA.ID — Bertepatan dengan peringatan HUT ke-78 SMA Kolese…