Demokrat KLB Tuntut SBY-AHY Minta Maaf ke Jokowi-Moeldoko

pranusa.id April 2, 2021

Partai Demokrat (SINDOnews).

PRANUSA.ID — Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) diminta untuk menyampaikan permohonan maaf kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko atas tudingan mereka ihwal keterlibatan pemerintah dalam pelaksanaan KLB Demokrat di Deli Serdang.

“Sebagai hamba yang beriman, dan menjelang puasa Ramadan, mudah-mudahan SBY dan AHY menyampaikan permohonan maaf kepada Bapak Presiden Jokowi, pemerintah dan kepada Bapak Moeldoko, karena telah menuduh macam-macam,” kata Juru Bicara Partai Demokrat hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang Muhammad Rahmad sebagaimana dikutip CNN Indonesia, Jumat (2/4/2021).

Tudingan mereka soal keterlibatan pemerintah itu ternyata salah yang dibuktikan dengan penolakan permohonan pengesahan kepengurusan hasil KLB oleh Kementerian Hukum dan HAM.

“Ini juga membuktikan bahwa Bapak Moeldoko telah difitnah oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab, yang telah menuduh pemerintah berada di belakang Bapak Moeldoko,” ujar dia.

Diketahui sebelumnya, kepengurusan Demokrat kubu Moeldoko dari hasil Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang, Sumatera Utara resmi ditolak oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly. Penolakan itu berarti bahwa pemerintah secara sah masih mengakui AHY sebagai Ketum Demokrat.

Laporan: Kris
Editor: Cornelia

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Audiensi dengan Rektorat UAJY, PMKRI Yogyakarta Komitmen Benahi Krisis Kepemimpinan Mahasiswa Katolik
YOGYAKARTA, PRANUSA.ID – Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia Cabang Yogyakarta…
Lantik Pengurus Kecamatan se-SBD, Waketum TMI Harap Organisasi Jadi Rumah Besar Petani
SUMBA BARAT DAYA, PRANUSA.ID – Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan…
Tolak Tuntutan Mahasiswa, Kepala Bakom Qodari Tegaskan Program MBG Tetap Dilanjutkan
JAKARTA, PRANUSA.ID – Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari menegaskan…
Kasus Korupsi BGN Terbongkar, ICW: Ganti Pimpinan Tak Cukup Tanpa Reformasi Sistem
JAKARTA, PRANUSA.ID – Indonesia Corruption Watch menyatakan bahwa pergantian pimpinan…
Heboh Korupsi Proyek Motor Listrik BGN, Dudung: Kita Konsentrasi Dulu ke MBG
JAKARTA, PRANUSA.ID – Kepala Kantor Staf Presiden Dudung Abdurachman menyoroti…