Dicecar Soal Kehadirannya di Baiat ISIS, Munarman Ngamuk ke Najwa Shihab

pranusa.id April 8, 2021

Munarman (Imam Sukamto/tempo.co)

PRANUSA.ID– Mantan pengurus Front Pembela Islam (FPI) Munarman terlihat sangat kesal saat dicecar Najwa Shihab soal kehadirannya di baiat ISIS Makassar tahun 2015 silam.

Munarman dalam video yang ditampilkan dalam kanal Youtube Mata Najwa mengatakan kehadirannya dalam kegiatan tersebut hanya memberikan seminar. Ia mengaku bahwa ia tidak tahu menahu terkait acara baiat tersebut.

Munarman yang terus dikejar dengan pertanyaan seputar baiat bahkan menyebut Najwa Shihab bersikap provokatif lantaran memberinya pertanyaan jebakan.

“Sebenarnya waktu di Makassar itu kalau mau jujur, secara intelejen saya pikir pasti adalah intel di situ pasti dia mendengar apa ucapan saya. Saya mau katakan di Makassar itu ada dua acara saya diundang oleh ketu FPI Makassar dalam acara seminar di sekertariat FPI dan di situ tidak ada baiat, “ucapnya.

Setelah mengisi acara seminar tersebut, ia pun mengaku ditawari untuk kembali menjadi pemateri di acara berikutnya karena materi yang disampaikan olehnya disebut menarik.

Akhirnya, ia pun memutuskan untuk kembali menjadi pemateri di acara keesokan harinya. Rupanya, acara tersebutlah yang kini tengah dipermasalahkan. Menurut Munarman, ia sama sekali tidak tahu bahwa acara di hari kedua itu merupakan baiat ISIS.

“Siang mereka menawarkan, besok masih ada lagi katanya, ikutlah saya di situ, saya kira itu sama, nggak taunya ada itu (Baiat), saya tidak tahu bagaimana, orang tidak tahu,” Munarman menambahkan.

Menanggapi pembelaan Munarman, Najwa Shihab kemudian menanyakan apakah Munarman pernah mengklarifikasi pada polisi terkait hal ini. Namun, bukannya menjawab, Munarman malah mengamuk.

“Perbuatan saya diundang itu apa perbuatan pidana? Mengapa saya harus klarifikasi? Itu dulu!” ucap Munarman dengan nada tinggi.

Dengan tenang, Najwa kembali menanyakan pada Munarman dengan pertanyaan yang sama, namun ia justru menyerang balik Najwa dan menganggap Najwa menjebaknya.

“Saya tanya, apa itu perbuatan kejahatan?” tanya Munarman.

“Anda hanya disuruh jawab simpel pernah (membuat klarifikasi di hadapan polisi) atau tidak,” sergap Najwa.

“Anda minta saya dipanggil? Berarti Anda minta saya dipanggil, kan? Jangan menggiring. Ini menggiring, bukan bertanya,” kesalnya.

“Dalam teori hukum, itu pertanyaan jebakan. Itu berbahaya buat opini. Anda tidak boleh menanyakan itu Najwa,” tambahnya.

Dalam video yang dibagikan, Munarman justru menyebut jika pertanyaan Najwa itu mengandung provokasi. Menurutnya, pertanyaan tersebut tidak seharusnya dipertanyakan padanya.

 

Laporan: Bagas R

Editor: Bagas R

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Dokumen “Epstein Files” Bocor, Eks Penasehat Donald Trump Terungkap Pernah Ingin Gulingkan Paus Fransiskus
WASHINGTON – Dokumen Epstein Files yang dirilis oleh Departemen Kehakiman…
Operasi Liong Kapuas 2026: Ratusan Aparat Diterjunkan Amankan Perayaan Imlek di Kota Singkawang
SINGKAWANG – Kepolisian Resor (Polres) Singkawang, Kepolisian Daerah Kalimantan Barat,…
Survei Voxpol Center: Kepuasan Publik Terhadap Kinerja 1 Tahun Gubernur NTT Capai 80,5 Persen
JAKARTA – Kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur…
Sebanyak 66 Perempuan Palestina Mendekam di Penjara Israel, Ada Anak di Bawah Umur
RAMALLAH – Jumlah perempuan Palestina yang saat ini ditahan di…
MRP Kecam Keras Penembakan Pilot Smart Air oleh KKB di Boven Digoel
JAYAPURA – Majelis Rakyat Papua (MRP) secara resmi melontarkan kecaman…
WhatsApp Image 2026-02-09 at 10.45.26