Djarot Klaim Bisa Turunkan Kemiskinan di DKI di Bawah 5%, Begini Respons Peneliti | Pranusa.ID

Djarot Klaim Bisa Turunkan Kemiskinan di DKI di Bawah 5%, Begini Respons Peneliti


Mantan Wagub DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat. (TvOne/Syifa Aulia)

PRANUSA.ID — Ketua DPP PDI-P Djarot Saiful Hidayat mengaku prihatin terhadap tingkat kemiskinan di DKI Jakarta saat ini.

Dilansir dari Kompas.com, menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta, terjadi peningkatan jumlah warga miskin di Jakarta sebanyak 105.160 orang atau naik 0,89 persen periode 2017-2021, atau selama 4 tahun Anies memimpin.

Djarot menilai tingkat kemiskinan tersebut tidak sebanding dengan angka APBD Ibu Kota yang sangat besar.

“Prihatin ya, karena APBD DKI Jakarta ini kan besar banget. Kita tunggu-tunggu sebetulnya katanya menyubsidi rakyat miskin untuk mendapatkan rumah layak huni. Ternyata rumah dibangun dengan DP 0 rupiah juga enggak jelas berapa. Padahal APBD-nya besar banget,” kata Djarot di Sekolah Partai PDI-P, Selasa (21/6/2022).

Lebih lanjut, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu pun meyakini, apabila dia dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dulu diberi kesempatan memimpin kembali DKI Jakarta, angka kemiskinan bisa turun hingga di bawah 5 persen.

“Kalau dulu bersama Pak Ahok diberikan satu kesempatan lagi itu saya pastikan di bawah 5 persen (angka kemiskinan),” ujarnya.

Klaim Djarot terkait tingkat kemiskinan di Jakarta bisa turun hingga di bawah 5 persen ramai dibahas warganet.

Klaim Djarot bahkan mendatangkan sindiran dari peneliti kebijakan publik, Tatak Ujiyati.

Pasalnya, data terakhir yang dirilis BPS pada semester kedua 2021 menunjukkan angka kemiskinan di Jakarta mencapai 4,67 persen atau turun 0,05 persen dibandingkan semester pertama dengan persentase 4,72 persen.

“Dear Pak Djarot, di bawah kepemimpinan Pak Anies angka kemiskinan DKI di bawah 5% lho. Bahkan pada masa pandemi sekalipun. DKI Jakarta tetap merupakan provinsi dengan angka kemiskinan terendah nasional,” tulis Tatak Ujiyati, melalui akun Twitter miliknya, sembari mengunggah data dari BPS, dikutip PranusaID, Kamis (23/6/2022). (*)
Penulis: Jessica C.
Editor: Bagas R.

Berita Terkait

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Top