DPR: Pembangunan IKN Demi Pemerataan Ekonomi Indonesia

pranusa.id March 20, 2023

Foto: Presiden Joko Widodo meninjau pembangunan infrastruktur kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), di Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, pada Selasa, 25 Oktober 2022. (Foto: Laily Rachev – Biro Pers Sekretariat Presiden)

Laporan: Antara

PRANUSA.ID– Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Daniel Johan mengatakan pemindahan dan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur merupakan harapan masyarakat untuk pemerataan ekonomi dan penduduk di Indonesia.

“Itu memang harapan kita semua,” kata Daniel dilansir dari kantor berita Antara.

Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu pun meyakini pembangunan IKN dapat selesai sesuai target, sehingga rencana untuk pemerataan ekonomi dan penduduk akan terwujud.

“Yang terpenting perencanaan dilakukan dengan terukur dan baik,” katanya.

Tidak hanya itu, Daniel juga meyakini pemerataan penduduk di Indonesia serta berkembangnya pembangunan di Kalimantan bisa terjadi dengan kehadiran IKN, sesuai dengan harapan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Untuk itu, Daniel juga mengingatkan agar ada mekanisme pengawasan yang harus digiatkan agar pembangunan IKN selesai sesuai rencana dan tidak melenceng jauh dari harapan.  “Pengawasan itu penting,” katanya mengingatkan.

Sebelumnya, Jumat (17/3) saat menghadiri istighosah dan doa Rabithah Melayu-Banjar di Kalimantan Selatan, Presiden Jokowi mengungkapkan gagasan untuk memindahkan ibu kota telah muncul sejak era Presiden Soekarno, namun baru dapat direalisasikan sekarang.

“Diharapkan dalam waktu 10 hingga 15 tahun, ibu kota baru di Nusantara dapat selesai dibangun,” ujar Jokowi.

Jokowi menyampaikan, proyek IKN tidak hanya membangun fisik, tapi membuka cara kerja yang baru, yakni melayani masyarakat dengan cepat dan baik. Pemindahan IKN juga demi mengubah pola pikir untuk bersaing dengan negara lain.

“Tidak mudah sekarang ini, antarnegara bersaing, antarnegara saling berebut, baik itu yang namanya investasi, baik yang namanya traffic atau lalin, dan persaingan itu tidak mudah,” jelas Jokowi.

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Bedah Buku “Legislative Inaction”: Menyoroti Lemahnya Peran Legislatif di Indonesia
YOGYAKARTA, PRANUSA.ID — Social Movement Institute (SMI) menggelar kegiatan bedah…
Kesaksian Dosen di Sidang MK: Gaji Pokok Di Bawah UMK, Hingga Terpaksa Jualan di Car Free Day
JAKARTA, PRANUSA.ID — Kisah memilukan diungkapkan oleh Imam Ahmad, seorang…
Ketua Komisi VIII DPR RI Buka Peluang RUU Pidana LGBT, Sebut Perilaku Menyimpang sebagai Ancaman Negara
JAKARTA, PRANUSA.ID – Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang…
Aksi “Ibu Berisik” di Bundaran UGM: Suarakan Persoalan Inflasi hingga Pajak Mencekik
YOGYAKARTA, PRANUSA.ID – Komunitas Ibu Berisik menggelar aksi damai dan…
Ribuan Pelayat Tuntut Balas Dendam ke AS dan Israel Atas Kematian Ayatollah Ali Khamenei
TEHERAN, PRANUSA.ID – Ribuan pelayat memadati upacara pemakaman Pemimpin Tertinggi…