Ferdinand Sindir JK: Jadi Kaya Itu Bukan karena Agamanya, Tapi Ulet dan Niatnya!


Mantan politisi Demokrat Ferdinand Hutahaean.  (IST/FAJAR.CO)

PRANUSA.ID — Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla atau JK mengatakan bahwa keadaan ekonomi di Indonesia saat ini mengalami ketidakseimbangan.

Hal itu disampaikannya dalam acara silaturahmi yang digelar Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) pada Senin (14/6/2021) lalu.

“Dari sisi ekonomi apabila ada 10 orang kaya, maka paling tinggi 1 orang muslim. Tapi apabila 100 orang miskin, setidaknya 90 umat yang miskin. Jadi pincang keadaan ekonomi kita,” kata JK.

Menanggapi pernyataan itu, mantan Politikus Demokrat, Ferdinand Hutahaean menilai tidak tepat jika JK mengaitkan agama dengan kekayaan atau kemiskinan seseorang.

“Menjadi kaya itu bukan karena agamanya, tapi karena kerja keras, ulet dan niatnya,” kata Ferdinand dalam cuitannya di akun Twitter @ferdinandhaean3, Selasa (15/6/2021).

“Kalau pemalas, apapun agamanya pasti miskin. Jadi komentar pak JK yang menghubungkan agama dengan kemiskinan atau kekayaan ini tidak tepat,” tulisnya.

Selain itu, Ferdinand menilai pernyataan JK tersebut cenderung bernada provokatif. “Cenderung provokatif untuk saling membenci,” imbuhnya.

Penulis: Bagas R.
Editor: Jessica C. Ivanny

Berita Terkait

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Top