Ferdinand Sindir JK: Jadi Kaya Itu Bukan karena Agamanya, Tapi Ulet dan Niatnya!

pranusa.id June 16, 2021

Mantan politisi Demokrat Ferdinand Hutahaean.  (IST/FAJAR.CO)

PRANUSA.ID — Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla atau JK mengatakan bahwa keadaan ekonomi di Indonesia saat ini mengalami ketidakseimbangan.

Hal itu disampaikannya dalam acara silaturahmi yang digelar Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) pada Senin (14/6/2021) lalu.

“Dari sisi ekonomi apabila ada 10 orang kaya, maka paling tinggi 1 orang muslim. Tapi apabila 100 orang miskin, setidaknya 90 umat yang miskin. Jadi pincang keadaan ekonomi kita,” kata JK.

Menanggapi pernyataan itu, mantan Politikus Demokrat, Ferdinand Hutahaean menilai tidak tepat jika JK mengaitkan agama dengan kekayaan atau kemiskinan seseorang.

“Menjadi kaya itu bukan karena agamanya, tapi karena kerja keras, ulet dan niatnya,” kata Ferdinand dalam cuitannya di akun Twitter @ferdinandhaean3, Selasa (15/6/2021).

“Kalau pemalas, apapun agamanya pasti miskin. Jadi komentar pak JK yang menghubungkan agama dengan kemiskinan atau kekayaan ini tidak tepat,” tulisnya.

Selain itu, Ferdinand menilai pernyataan JK tersebut cenderung bernada provokatif. “Cenderung provokatif untuk saling membenci,” imbuhnya.

Penulis: Bagas R.
Editor: Jessica C. Ivanny

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Debat dengan BEM UI Soal MBG, Qodari: Makan Bergizi Itu Bagian dari Proses Pendidikan
JAKARTA, PRANUSA.ID — Diskusi publik bertajuk “Dua Sisi” pada Jumat…
Dosennya Alami Intimidasi Usai Kritik Mutasi Pegawai PU, FH UGM Berikan Perlindungan Penuh
YOGYAKARTA, PRANUSA.ID — Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM)…
Tekan Biaya Kampanye, KPK Usul Peralihan ke Media Digital dan Pembatasan Alat Peraga
JAKARTA, PRANUSA.ID — Tingginya biaya kampanye dinilai sebagai akar masalah…
Frank Hutapea Kritik Keras Sang Ayah: Hotman Paris Hanya Jadikan Rakyat Miskin Senjata Marketing
JAKARTA, PRANUSA.ID — Keputusan pengacara kondang Hotman Paris Hutapea menjadi…
Kejar Target Akses Listrik, Pemerintah Alokasikan Rp10,3 Triliun untuk Program Listrik Desa 2026
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pemerintah terus mempercepat pemerataan akses energi di…